Dark/Light Mode

Putra Diktaktor Menang Telak

Korban Kekerasan Marcos Demo Protes Quick Count

Rabu, 11 Mei 2022 08:05 WIB
Sekelompok aktivis berunjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemilihan Umum Filipina di Manila, menentang hasil pemilu, Selasa, 10 Mei 2022. (Foto AP/Aaron Favila)
Sekelompok aktivis berunjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemilihan Umum Filipina di Manila, menentang hasil pemilu, Selasa, 10 Mei 2022. (Foto AP/Aaron Favila)

 Sebelumnya 
Kata Rosales, dirinya adalah satu dari banyak orang yang diperkosa, disiksa, hingga dibunuh, saat pemberlakuan darurat militer era Marcos pada 1972-1981.

Baca juga : Pemerintah Bertahap Terapkan Kebijakan Transisi Pandemi Covid

“Kami menderita di bawah rezim Marcos dalam perjuangan untuk keadilan dan kebebasan, tapi kenyataannya, ini terjadi,” kata Rosales.

Baca juga : Puan Tegaskan Semangat KAA Tetap Relevan Dukung Kemerdekaan Palestina

Meski menang telak, Bongbong Marcos belum mengklaim kemenangannya. Tapi, dalam sebuah video dia menyampaikan terima kasih kepada para pendukungnya. Bongbong mengajak mereka untuk terus memantau sampai penghitungan suara selesai.

Baca juga : Puan Dukung Kejagung Usut Oknum Yang Terlibat Kasus Kelangkaan Minyak Goreng

“Saya harap bantuan dan kepercayaan anda tidak berkurang, karena kami memiliki banyak hal yang harus dilakukan di masa depan,” kata Bongbong Marcos, yang berpasangan dengan Sarah Duterte, putri Presiden Filipina saat ini, Rodrigo Duterte.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.