Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Positif Covid-19
PM Selandia Jacinda Ardern Berkerja Virtual
Sabtu, 14 Mei 2022 14:29 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern terkonfirmasi positif Covid-19 setelah mengalami gejala ringan sejak Jumat (13/5) malam.
Jacinda Ardern akan absen dalam pertemuan di Parlemen pekan ini, yakni rapat tentang Rencana Pengurangan Emisi pemerintah pada Senin dan soal rencana Anggaran pada Kamis.
Baca juga : Lebih Baik Lebay Daripada Abai
"Jadwal perjalanan untuk misi perdagangan ke Amerika Serikat tidak berpengaruh terkait hal ini," tulis pernyataan tersebut.
Untuk saat ini PM mengalami gejala sedang dan sudah menjalani isolasi sejak 8 Mei ketika rekannya Clarke Gayford terbukti positif. Ia diharuskan menjalani isolasi sampai 21 Mei dan akan bertugas secara virtual pekan ini.
Baca juga : Jumlah Kasus Aktif Di Jakarta Berkurang 39 Kasus
Wakil Perdana Menteri Selandia Baru Grant Robertson akan menggantikan Ardern berpidato di hadapan media pada Senin.
"Ini adalah pekan tonggak bersejarah bagi Pemerintah dan saya merasa sedih tidak bisa hadir di sana," kata Jacinda Ardern lewat sebuah pernyataan.
Baca juga : Pelan Tapi Pasti, Covid-19 Makin Jinak Dan Terkendali
"Rencana pengurangan emisi kami menentukan jalan untuk mencapai tujuan nol karbon kami dan anggaran yang ditujukan untuk masa depan jangka panjang serta keamanan sistem kesehatan Selandia Baru."(MRA)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya