Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Ini adalah akhir dari sebuah era di New York City (NYC), Amerika Serikat. Akhirnya, telepon umum (payphone) terakhir di trotoar kota di sudut jalan dekat Times Square, Manhattan, disingkirkan. Bilik telepon itu akan dipajang di Museum Kota New York agar masyarakat bisa kembali kehidupan sebelum era digital.
Pejabat menyingkirkan bilik telepon umum terakhirnya, Senin (23/5), di tengah menjamurnya kios Wi-Fi. Penyingkiran itu dilakukan dalam upacara yang dipimpin Presiden Borough Manhattan Mark Levine dan Anggota Dewan Julie Won.
Baca juga : Peluang Terakhir Scudetto
Bilik telepon itu adalah salah satu peninggalan terakhir dari lebih dari 8.000 telepon umum di seluruh kota yang telah disingkirkan satu per satu selama beberapa tahun terakhir. Telepon umum itu dirumahkan di Museum of New York City.
Bilik telepon ini akan melengkapi pajangan dalam pameran bertajut Analog City-New York B.C (Before Computer) .
Baca juga : PLN Pasok Setrum Untuk SPKLU Bus Transjakarta
“Benar-benar akhir dari sebuah era tetapi juga, semoga, awal dari era baru dengan lebih banyak kesetaraan dalam akses teknologi,” cuit Levine.
Bilik telepon umum dulu merupakan perlengkapan yang dapat ditemukan di setiap sudut jalan pada masa sebelum adanya ponsel.
Baca juga : BRINS Siapkan Beasiswa Untuk Bekali SDM Asuransi
Dilansir patenyogi.com, pada 13 Agustus 1889, William Gray dari Hartford, Connecticut, menerima paten untuk telepon yang dioperasikan dengan koin. Telepon umum pertama dipasang di bank, di Hartford, Connecticut.***
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya