Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- PMI Manufaktur Juli Kembali Ekspansi, Kadin Minta Tren Positif Dijaga
- Taipei Open 2026, Kalahkan Malaysia, Ganda Garuda Juara
- Kapal Pertamina Patra Niaga Selamatkan 17 Korban KMP Mutiara Sentosa 2
- Jasaraharja Putera Pastikan Perlindungan Bagi Korban KMP Mutiara Sentosa II
- Kasus Bupati Pemalang, KPK Sita Moge hingga Emas dari Penggeledahan
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memecat Gubernur Bank Sentral Murat Cetinkaya, Sabtu (6/7). Penyebabnya, perbedaan kebijakan antara pemerintah dan bank sentral yang beda dalam menghadapi kemerosotan ekonomi negeri tersebut.
Murat Cetinkaya, yang sudah menjadi gubernur bank sentral sejak April 2016. Kini jabatan dia diduduki wakilnya, Murat Uysal.
Baca juga : Gebrakan Kementan Pacu Ekspor Berbasis Digital
Pelaku pasar Turki melihat pemecatan Cetinkaya terkait dengan enggannya dia menurunkan suku bunga. Padahal Erdogan meminta agar suku bunga diturunkankan untuk menggairahkan sektor ekonomi. Pada awal tahun ini, ekonomi Turki merosot tajam.
"Presiden Erdogan kurang senang dengan tingkat suku bunga yang berlaku dan ia menyatakan rasa tak sukanya di setiap kesempatan. Keputusan bank itu pada Juni untuk membuat suku bunga tetap menambah masalah dengan Cetinkaya," kata seorang pejabat senior kepada Reuters.
Baca juga : Ini Gubernur Jakarta Bung!
Masih menurut pejabat itu, Erdogan masih bertekad memperbaiki ekonomi. Dengan alasan itu dia mengganti Cetinkaya. [DIT]
Baca juga : MK Lakukan Registrasi Perkara Sengketa Pileg
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya