Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memecat Gubernur Bank Sentral Murat Cetinkaya, Sabtu (6/7). Penyebabnya, perbedaan kebijakan antara pemerintah dan bank sentral yang beda dalam menghadapi kemerosotan ekonomi negeri tersebut.
Murat Cetinkaya, yang sudah menjadi gubernur bank sentral sejak April 2016. Kini jabatan dia diduduki wakilnya, Murat Uysal.
Baca juga : Gebrakan Kementan Pacu Ekspor Berbasis Digital
Pelaku pasar Turki melihat pemecatan Cetinkaya terkait dengan enggannya dia menurunkan suku bunga. Padahal Erdogan meminta agar suku bunga diturunkankan untuk menggairahkan sektor ekonomi. Pada awal tahun ini, ekonomi Turki merosot tajam.
"Presiden Erdogan kurang senang dengan tingkat suku bunga yang berlaku dan ia menyatakan rasa tak sukanya di setiap kesempatan. Keputusan bank itu pada Juni untuk membuat suku bunga tetap menambah masalah dengan Cetinkaya," kata seorang pejabat senior kepada Reuters.
Baca juga : Ini Gubernur Jakarta Bung!
Masih menurut pejabat itu, Erdogan masih bertekad memperbaiki ekonomi. Dengan alasan itu dia mengganti Cetinkaya. [DIT]
Baca juga : MK Lakukan Registrasi Perkara Sengketa Pileg
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya