Dewan Pers

Dark/Light Mode

Pelukis Hongaria Dan Indonesia Gelar Pameran Di Stefania Palace

Senin, 6 Juni 2022 23:26 WIB
Dua pengunjung memperhatikan karya lukisan seniman Indonesia dan Hongaria di Stefania Palace, Budapest, Hongaria, 30 Mei 2021. (Foto KBRI Budapest)
Dua pengunjung memperhatikan karya lukisan seniman Indonesia dan Hongaria di Stefania Palace, Budapest, Hongaria, 30 Mei 2021. (Foto KBRI Budapest)

RM.id  Rakyat Merdeka - Para pejabat, sejumlah CEO perusahaan, hingga kaum elite dan sosialita Hongaria memadati tempat bersejarah yang prestigious dan ternama di Budapest yaitu Stefania Palace pada 30 Mei 2021.

Mereka menyaksikan pembukaan Joint Exhibition 2022: Celebrating Diversity, Indonesia-Hungary Contemporary Arts yang diadakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Budapest.

Pameran itu merupakan kolaborasi pelukis Indonesia dan Hongaria yang akan dilaksanakan pada 30 Mei-1 Juni 2022 di Stefania Palace, Budapest.

Kemudian pada 18 -30 Juni, pameran serupa akan digelar di Amadé Bajzáth Pappeinheim Chateau di kota Iszkaszentgyörgy. Keduanya merupakan tempat bersejarah di Hongaria. 

Berita Terkait : PM Malaysia Didesak Segera Gelar Pemilu

"Pameran Bersama ini diharapkan dapat meningkatkan kerja sama budaya yang baik dan berkesinambungan,"  kata Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Hongaria Dimas Wahab dalam keterangan pers.

"Hongaria termasuk negara yang sangat menghargai karya seni sehingga kita perlu menggaungkan Indonesia sebagai negara yang kaya akan karya-karya seni dan budaya dan layak eksis di kancah internasional,” imbuhnya. 

Pameran ini melibatkan tujuh perupa Indonesia yaitu, Afriani, Baron Basuning, Erica Hestu Wahyuni, Hannyoto Roosseno, Melodia, Ramadhan Bouqie dan Wiwik Oratmangun. Serta lima pelukis dari Hongaria, yakni Annamaria Ory, Judit Hamerli, Julia Vegh dan Robert Suto.

Lebih dari 200 tamu undangan hadir dalam pembukaan pameran tersebut. Kegiatan semakin menarik dengan adanya pentas budaya seni berupa tarian tradisional dan musik rindik dari Bali.

Berita Terkait : Sri Mul Happy, Indeks Transparansi Anggaran Indonesia Naik Signifikan, Terbaik Se-Asia Tenggara

Para tamu undangan juga dapat menikmati cemilian khas Indonesia seperti onde-onde, sosis solo dan risoles.

Kegiatan juga menggandeng kurator dari Hongaria, yaitu Ari Kupsus dari Ari Kupsus Gallery dan Indah Noerhadi, dari Cemara 6 Gallery.

Hanya dalam hitungan jam sejak dibuka, sudah ada beberapa penawaran/bidder untuk karya-karya lukis yang ditampilkan. Pasalnya, beberapa lukisan ada yang diminati lebih dari satu calon pembeli. 

”Kesempatan untuk mendapatkan koleksi lukisan-lukisan tersebut dapat juga dilakukan secara online melalui link yang kami sediakan,” ujar Pelaksana Fungsi Pensosbud KBRI Budapest Laura Sylvia Johanna.

Berita Terkait : Perluas Jaringan, Central Group Gelar Rekrutmen Besar-Besaran Di Jakarta

Pameran Lukisan ini merupakan kelanjutan dari program pertukaran seniman pada 2019 yang diinisiasi mendiang Prof Toeti Heraty, filsuf dan budayawan kenamaan Indonesia serta Dubes RI Dimas Wahab.***