Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
10 Tahun Protes Kepemilikan Senjata Tanpa Hasil
Frustrasi, Puluhan Ribu Warga AS Turun Ke Jalan
Senin, 13 Juni 2022 08:05 WIB
Sebelumnya
Courtney Haggerty (41), pustakawan asal Lawrenceville mengatakan, dia datang ke Washington bersama anak perempuannya, Cate (10) dan anak laki-lakinya, Graeme (7).
Dia mengatakan, penembakan massal di Sekolah Dasar Sandy Hook pada Desember 2012 terjadi satu hari usai ulang tahun pertama anak perempuannya.
Baca juga : 15 Tahun Peluru Bersarang Di Punggung, Wanita AS Jalani Hidup
“Saya tidak menyangka di saat anak saya sudah mendekati usia 11 tahun, kami masih melakukan demonstrasi seperti ini,” ucapnya, dikutip AP, Minggu (12/6).
Sementara Kay Klein, pelatih program guru dari Fairfax mengimbau, dalam pemilihan umum sela pada November mendatang, warga AS harus berhenti memilih politisi yang menolak mengambil tindakan nyata terkait kekerasan senjata api.
Baca juga : HUT Ke-10, Lazada Bangun Sentra Vaksinasi Booster Puluhan Ribu Mitra Kurir
“Jika kita memang peduli terhadap anak-anak dan keluarga, kita harus memilih politisi yang mau mengambil tindakan nyata,” tegasnya.
Tahun ini, pelaku penembakan bersenjata menyasar Sekolah Dasar, Robb Elementary School di Uvalde, Texas, 24 Mei lalu. Insiden berdarah itu menewaskan 19 anak dan dua guru.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya