Dark/Light Mode

10 Tahun Protes Kepemilikan Senjata Tanpa Hasil

Frustrasi, Puluhan Ribu Warga AS Turun Ke Jalan

Senin, 13 Juni 2022 08:05 WIB
Demonstran menuntut revisi undang-undang senjata di Washington DC, 11 Juni 2022. (Foto Getty Images)
Demonstran menuntut revisi undang-undang senjata di Washington DC, 11 Juni 2022. (Foto Getty Images)

 Sebelumnya 
Penembakan terjadi 10 hari usai insiden bersenjata api, yang juga membunuh 10 orang di sebuah toko grosir di Buffalo, New York.

“Lindungi Orang, Bukan Senjata,” bunyi salah satu spanduk yang dipegang seorang pengunjuk rasa di dekat Monumen Washington.

Baca juga : 15 Tahun Peluru Bersarang Di Punggung, Wanita AS Jalani Hidup

“Ketakutan tidak Memiliki Tempat di Sekolah,” bunyi spanduk lainnya.

Dua penembakan mengerikan bulan lalu, yaitu di Sekolah Dasar di Texas dan di Supermarket New York, memicu aksi unjuk rasa yang diselenggarakan MFOL. Aksi MFOL turun ke jalan bukan yang pertama.

Baca juga : HUT Ke-10, Lazada Bangun Sentra Vaksinasi Booster Puluhan Ribu Mitra Kurir

MFOL mengadakan unjuk rasa yang menarik ratusan ribu orang ke Washington DC, Maret 2018. Empat tahun kemudian, makin banyak rakyat frustrasi karena tidak ada kemajuan.

Kata-kata seperti “Sudah Cukup” terdengar berulang kali dari podium, dengan pembicara yang juga penyintas penembakan massal, Parkland, X Gonzalez dan cucu perempuan Martin Luther King Jr, Yolanda King.

Baca juga : Tanpa Pengawalan, Gus Yasin Sowan Ke Warga Kontra

“Kami di sini untuk menuntut keadilan. Kami di sini untuk mendukung mereka yang cukup berani menuntut undang-undang senjata yang masuk akal,” kata Garnell Whitfield, yang ibunya tewas dalam penembakan di supermarket yang bermotif rasial di Buffalo, New York, 14 Mei lalu.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.