Dewan Pers

Dark/Light Mode

15 Tahun Peluru Bersarang Di Punggung, Wanita AS Jalani Hidup

Senin, 11 April 2022 07:00 WIB
Erica Miles (Foto Quest Red)
Erica Miles (Foto Quest Red)

RM.id  Rakyat Merdeka - Selama 15 tahun terakhir, Erica Miles berusaha melupakan, dan berhasil menahan sakit akibat sebutir peluru yang bersarang di punggungnya. Hingga akhirnya peluru itu keluar sendiri dan berada di bawah kulitnya.

Semuanya berawal pada 2005. Saat itu Miles yang masih sekolah, mendapati dirinya berada di tengah situasi yang menakutkan. Dia dan beberapa temannya, terjebak di antara dua kelompok bersenjata yang bentrok.

Berita Terkait : Gara-gara Ayam Pesanan Kurang, Wanita AS Nelepon 911

“Saya tertembak di punggung. Rasanya seperti terbakar,” ucap Miles dilansir Ladbible, kemarin.

Saat itu, Miles langsung dibawa ke rumah sakit. Tapi, dokter tidak segera mengambil peluru itu karena terlalu dekat dengan tulang belakangnya. Selama belasan tahun, dia hidup dengan peluru di tubuhnya. Bahkan, perempuan dari Alabama, Amerika Serikat itu, hampir lupa bahwa peluru itu masih bersarang di tubuhnya.

Berita Terkait : Butuh 18 Tahun Untuk Buktikan Diri Masih Hidup

Meski terdengar aneh, dokter George Crawford yang akhirnya berhasil mengangkat peluru tersebut, menilai kejadian yang dialami Miles adalah hal wajar. Menurutnya, tenaga medis tidak mengangkat peluru yang bersarang di tubuh, karena bisa saja berisiko lebih gawat bagi pasien.

“Seiring waktu, tubuh akan menyingkirkannya. Tapi, memang akan terasa sakit saat itu berada di bawah kulit,” terang Crawford.

Berita Terkait : Kelar Karantina, Garuda Muda Fokus Jalani TC

Miles saat ini dalam pemulihan pasca operasi. “Saya sangat berterima kasih kepada dr Crawford. Saya sangat senang bahwa saya tidak kesakitan, dan peluru itu keluar dari punggung saya,” pungkasnya. [PYB]