Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Liputan Wartawan Rakyat Merdeka Dari Malaysia
PMI Wanita Difasilitasi Rumah Khusus, Keamanan Terjamin
Senin, 4 Juli 2022 08:05 WIB
Sebelumnya
Saharom berharap, kunjungan ke Asrama Pangsapuri Sri Ayu ini dapat memberikan gambaran jelas. Terutama kepada media asal Tanah Air, terkait suasana kehidupan PMI di Malaysia. Dia juga berharap, hubungan Indonesia-Malaysia semakin kuat.
“Khususnya di Selangor. Tidak hanya hubungan perdagangan, dan diplomatik, juga ukhuwah dan silaturahmi sebagai saudara serumpun,” harapnya.
Asisten Manajer HRD Sony Malaysia Zalham bin Jani menuturkan, penyediaan asrama bagi para pekerja ini bagian fasilitas perusahaan. Tujuannya, agar mereka betah dan bisa bekerja maksimal.
Baca juga : Hijrah Ke Malaysia, Naturalisasi Jordi Amat Jalan Terus
Hal itu juga yang menjadi pertimbangan pengelompokan pekerja dalam satu rusun berdasarkan negara hingga agama. “Agar tidak shock tinggal di luar negeri,” ujar Zalham.
Betah
Di Pangsapuri Sri Ayu, satu rusun ditempati enam orang. Satu kamar ditempati dua orang. Dengan gaji rata-rata 1.500 ringgit Malaysia per bulan (sekitar Rp 4,5 juta) ditambah uang lembur, tiap PMI hanya dipotong 10 ringgit (Rp 30 ribu) untuk tinggal di tempat itu.
Baca juga : Tirta Tanah Merah Dan PDAM Tirta Bhagasasi Gelar Pemancangan Tiang SPAM
Salah seorang PMI yang tinggal di fasilitas tersebut adalah Arinina. Dia bekerja di Sony. Wanita yang biasa dipanggil Nina itu sudah lebih dari 10 tahun menempati rumah tersebut. PMI asal Kediri, Jawa Timur, itu mengaku nyaman tinggal di fasilitas itu.
“Dari lulus Sekolah Menengah Kejuruan, pertama kali kerja langsung ke Malaysia, dan tinggal di Pangsapuri Sri Ayu,” ungkapnya.
Senada dengan Nina, Juana juga menyampaikan hal yang sama. PMI asal Surabaya, Jawa Timur itu, mengaku betah. Juana menjelaskan, penghasilannya di Malaysia bisa untuk menyekolahkan dua anaknya, dan membiayai orang tua. Sebelumnya, Juana bekerja di wilayah Penang.
Baca juga : Ikatan Pegawai BI Sabet Penghargaan Dari Organisasi Kemanusiaan Nasional
Meski tidak pulang setiap tahun, dia sangat betah. “Kan di sini bekerja nyari uang, bukan untuk senang-senang,” pungkasnya.***
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya