Dewan Pers

Dark/Light Mode

Mentan Dorong Penguatan Peran Dharma Wanita Persatuan Pertanian

Minggu, 26 Desember 2021 08:47 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo bersama istri Ayunsri Harahap (kedua kanan) dan Wakil Mentan Harvick Hasnul Qolbi (kedua kiri) saat hadiri HUT Ke-22 Dharma Wanita Pertanian dan Peringatan Hari Ibu di Jakarta, Jumat (24/12)/Ist
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo bersama istri Ayunsri Harahap (kedua kanan) dan Wakil Mentan Harvick Hasnul Qolbi (kedua kiri) saat hadiri HUT Ke-22 Dharma Wanita Pertanian dan Peringatan Hari Ibu di Jakarta, Jumat (24/12)/Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Peran perempuan dalam pembangunan pertanian sangat penting dalam mendukung ketahanan pangan. Pasalnya, perempuan dianggap dapat melakukan kegiatan untuk meningkatkan taraf ekonomi pertanian dan menjaga ketahanan pangan. 

Misalnya, dalam mengupayakan diversifikasi pangan dengan mengonsumsi pangan lokal sekaligus menyediakan pangan untuk konsumsi. 

Hal itu disampaikan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat membuka acara HUT Ke-22 Dharma Wanita Persatuan Pertanian (DWP) dan Peringatan Hari Ibu Tahun 2021 di  Auditorium Ged F Kementan, Jumat (24/12).

Syahrul, perempuan sangat kreatif dalam mewujudkan pembangunan pertanian, termasuk di dalamnya peternakan.

"Perempuan Indonesia sangat berperan penting pada pemenuhan gizi dan kesehatan keluarga. Di tangan perempuan, keputusan diambil dalam hal memilih bahan pangan, mengolah secara sehat dan menentukan kebutuhan rumah tangga yang ramah lingkungan,” papar Syahrul.

Kegiatan membuat pangan sendiri, misalnya dengan cara bertani ataupun beternak, mengeksplore, entrepreneur dengan cara bisnis UMKM, baik online ataupun memanfaatkan lahan kosong di perkarangan rumah.

Berita Terkait : Jelang Putaran Kedua Liga 1, Arema FC Fokus Pertahankan Prestasi

Oleh karena itu, diperlukan motivasi dan langkah strategis dalam mengintegrasikan peran perempuan dalam setiap unsur pembangunan pertanian, termasuk di dalamnya sektor peternakan.

"Perempuan itu care, share dan fair, sehingga organisasi Dharma Wanita sangat penting sebagai supporting system di Kementerian Pertanian" tutur Syahrul.

Syahrul juga mengapresiasi semua kegiatan yang telah dilakukan Dharma Wanita Persatuan dalam memperingati HUT tahun ini sekaligus Hari Ibu.

"Dharma Wanita sebagai sandaran segala harapan dalam menggerakkan roda organisasi dan pendekatan yang lebih elegan."terangnya. 

Ketua Dharma Wanita Persatuan Kementerian Pertanian Kasdi Subagyono mengklaim, pihaknya sudah melakukan Bakti Sosial ke masyarakat.

Kegiatan rutin yang dilakukan, yakni membagikan beasiswa untuk pendidikan SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi. Dan pada acara puncak hari ini diisi dengan Talk Show, lomba memasak dan bazaar.

Berita Terkait : Perayaan Natal, Cak Imin Ajak Perkokoh Persatuan Dan Kebersamaan

Ia pun menyebutkan semangat yang ingin disampaikan oleh Dharma Wanita Persatuan Kementerian Pertanian tahun ini dimunculkan dalam  tema  “Membangun Ketahanan Perempuan Indonesia Melalui Pembinaan Kesehatan Mental dan Pemulihan Bisnis UMKM.”

Pengetahuan tentang bahan pangan sehat dan memenuhi kebutuhan gizi, serta cara mengolah dan kebutuhan rumah tangga yang ramah lingkungan menjadi kewajiban  untuk dimiliki setiap perempuan Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Nasrullah mengatakan, diperlukan motivasi dan langkah strategis dalam  mengintegrasikan gender dalam setiap unsur pembangunan pertanian termasuk didalamnya  peternakan.

“Perempuan dalam sektor pertanian mendukung kebutuhan rumah tangga yang ramah lingkungan," tandasnya.

Berdasarkan data Sakernas Februari 2020, Tenaga kerja di sub sektor peternakan sebanyak 4.297.474 orang atau mencapai 12,28 persen.

Sedangkan jika dikelompokkan menurut jenis kelamin, tenaga kerja di sub sektor peternakan didominasi oleh tenaga kerja laki-laki 2.558.323 orang atau sekitar 59,53 persen. Sedangkan komposisi tenaga kerja perempuan sebanyak 1.739.151 orang  atau sekitar 40,47 persen. 

Berita Terkait : Martri Agoeng: Sikap PKS Terhadap UU Cipta kerja Tak Berubah

"Nilai Komposisi menunjukkan peran perempuan dalam sektor peternakan tentunya berkontribusi tinggi,” tuturnya.

Dalam memeriahkan acara tersebut, juga digelar lomba masak nasi goreng yang diikuti Menteri Pertanian dan Seluruh Eselon 1 Lingkup Kementerian Pertanian sebagai chef dengan juri penilai dari Ibu Dharma Wanita.

Tujuan lomba untuk menciptakan kebersamaan, kekompakkan dan keceriaan sebagai keseruan dari rutinitas pekerjaan setiap hari yang tidak ada habisnya.

“Kami merasakan bagaimana pengalaman perempuan dalam mempersiapkan makanan untuk keluarga itu butuh seni tingkat tinggi." pungkasnya. [KAL]