Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Tegaskan Dukungan Terhadap Ukraina
Menlu Kanada Dan Amrik Siap Hadiri G20 Di Bali
Kamis, 7 Juli 2022 08:10 WIB
Sebelumnya
Pertemuan G20 ini, jelas Joly lagi, terjadi pada titik kritis dalam sejarah dan tidak akan berjalan seperti biasa. Dengan invasi ilegal Rusia ke Ukraina, Kanada harus muncul membongkar kebohongan Rusia.
Baca juga : Galang Dukungan, Teman Sandi Gelar Lomba E-Sport Dan Lomba Skateboard Di Kota Medan
“Bersama mitra yang berpikiran sama, memberikan solusi untuk langkah Rusia yang menjadikan makanan sebagai senjata, serta mengatasi tantangan lain seperti perubahan iklim dan pandemi Covid-19,” pungkas Joly.
Baca juga : Sandiaga Uno Didukung Sultan Pontianak Dan Ulama Kalbar Jadi Presiden 2024
Secara kolektif, anggota G20 mewakili sekitar 80 persen hasil ekonomi dunia, dua pertiga dari penduduk dunia, dan tiga perempat perdagangan internasionalnya.
Baca juga : Ayo, Siapa Lagi Yang Ikut Nolak
G20 beranggotakan Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brasil, China, India, Indonesia, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Korea Selatan, Meksiko, Prancis, Rusia, Turki, dan Uni Eropa. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya