Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - PARA petugas polisi Jerman, Selasa (18/12), menyerbu Masjid As-Sahaba di distrik Wedding, di Berlin. Serbuan ini gara-gara mendapat informasi imamnya diduga mentransfer dana kepada seorang milisi di Suriah, diduga pejuang Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS).
Baca juga : Gerindra Mau Gusur Golkar
Kejaksaan Jerman menyatakan, transfer dana itu bertujuan untuk pendanaan “kegiataan kriminal teroris”. Kantor Jaksa Penuntut Umum, yang dikutip Reuters mengatakan, di masjid itulah imam bernama Ahmad A(45) yang dikenal pengikutnya sebagai Abul Baraa. Belum ada komentar langsung dari ulama setempat atau pengacara yang mewakilinya.
Baca juga : AS-Jepang Bermitra Dalam Proyek Jawa I
Menurut Kantor Jaksa Penuntut Umum, Ahmad Aadalah target penggerebekan di masjid As-Sahaba. Juru bicara kejaksaan, Martin Steltner, mengatakan kepada The Associated Press bahwa tidak ada penangkapan dilakukan. Menurutnya, penggerebekan di masjid dan lokasi lainnya bertujuan untuk mendapatkan bukti guna penyelidikan kejaksaan. [DAY]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya