Dewan Pers

Dark/Light Mode

Perdana, Australia Ikut Latihan Militer Garuda Shield

Rabu, 3 Agustus 2022 22:17 WIB
Ada 90 tentara Australia akan berpartisipasi dalam latihan bersama Garuda Shield 2022. (Foto Kedubes Australia)
Ada 90 tentara Australia akan berpartisipasi dalam latihan bersama Garuda Shield 2022. (Foto Kedubes Australia)

RM.id  Rakyat Merdeka - Angkatan Pertahanan Australia untuk pertama kalinya mengikuti Latihan Garuda Shield. Di bawah naungan bendera 14 negara, latihan tahunan Garuda Shield ke-16, yang menjadi tonggak kemitraan militer antara Amerika Serikat (AS) dan Indonesia, secara resmi dibuka pada 3 Agustus 2022.

“Super Garuda Shield” tahun ini, yang merupakan pengembangan dari latihan bilateral antara TNI Angkatan Darat (AD) dan Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army), adalah salah satu latihan multinasional gabungan terbesar di kawasan Indo-Pasifik.

Letnan Jenderal Simon Stuart yang mulai menjabat sebagai Kepala Angkatan Darat Australia pada 2 Juli 2022, saat ini berada di Indonesia untuk menghadiri upacara pembukaan Latihan Garuda Shield di Baturaja, Sumatera Selatan, Indonesia.

Berita Terkait : Hebat, Lansia Ikut Ramaikan Renang Master Festival Akuatik Indonesia 2022

“Indonesia adalah prioritas hubungan luar negeri pertama saya sejak memulai tugas ini. Sangatlah penting untuk selalu meningkatkan kerja sama yang telah terjalin antara kedua Angkatan Darat," kata Letnan Jenderal Stuart dalam keterangan pers Kedubes Australia.

"Australia akan fokus pada latihan sebagai sarana untuk terus meningkatkan respons militer dan membangun hubungan kerja sama dengan Indonesia. Dengan menyatukan kekuatan yang kita miliki, kita akan terus membangun keyakinan dan kepercayaan yang langgeng,” tambah Letnan Jenderal Stuart.

Ada 90 tentara Australia akan berpartisipasi dalam latihan ini. Tak hanya berlatih bersama, kegiatan ini dapat memperkuat hubungan militer Australia-Indonesia.

 

Berita Terkait : Sukarelawan Australia Kembali Ke Indonesia

Satu kompi infanteri dari Batalyon ke-5 Brigade Tempur 1 di Darwin, serta pengamat dari Komando Operasi Khusus dan Pusat Latihan Tempur akan berpartisipasi dalam latihan ini.

Lebih dari 4.000 tentara gabungan, termasuk negara-negara yang berpartisipasi untuk pertama kali seperti Australia, Singapura, dan Pasukan Bela Diri Jepang.

Negara-negara peserta lainnya mencakup Kanada, Prancis, India, Malaysia, Selandia Baru, Korea Selatan, Papua Nugini, Timor-Leste, dan Inggris.

Berita Terkait : 2.000 TNI AD Dan 2.000 Militer AS Ikuti Super Garuda Shield

Komandan Divisi Infanteri ke-7 dan ketua pelaksana Super Garuda Shield 2022, Mayor Jenderal Stephen Smith, menyambut baik kesempatan untuk berlatih bersama mitra-mitra Amerika Serikat.***