Dewan Pers

Dark/Light Mode

AS Dan Indonesia Latihan Garuda Canti Dharma 2022

Senin, 18 Juli 2022 19:16 WIB
Perwakilan AS dan Indonesia membuka Garuda Canti Dharma 2022 di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian, Bogor, Senin, 18 Juli 2022. (Kedubes AS Jakarta)
Perwakilan AS dan Indonesia membuka Garuda Canti Dharma 2022 di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian, Bogor, Senin, 18 Juli 2022. (Kedubes AS Jakarta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tentara Nasional Indonesia (TNI), Komando Indo-Pasifik AS (United States Indo-Pacific Command/ USINDOPACOM), dan anggota militer dari negara mitra berpartisipasi dalam Latihan Garuda Canti Dharma 2022 (GCD22) di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) di Bogor, 18-31 Juli 2022.

Latihan militer multinasional ini merupakan latihan lapangan misi pemeliharaan perdamaian internasional tahunan terbesar di dunia yang dirancang untuk mempromosikan perdamaian dan keamanan global. Sekitar 70 personel AS dan 420 personel TNI ikut serta bersama sekitar 350 personel dari negara lain.

Kegiatan ini disponsori USINDOPACOM dan TNI, dan diselenggarakan secara bergilir antara kedua negara. Dalam acara pembukaan, Senin (18/7), Plt Wakil Duta Besar AS untuk Indonesia Kyle Richardson menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Indonesia, Tentara Nasional Indonesia, dan PMPP yang telah menjadi tuan rumah latihan tahun ini.

Berita Terkait : 8 Kecamatan Banjir, Bupati Garut Tetapkan Status Darurat Bencana

“Bagi para penjaga perdamaian dan pelatih penjaga perdamaian yang telah melakukan perjalanan dari lima benua, mewakili dua puluh dua negara, saya berterima kasih kepada Anda dan pemerintah Anda karena telah berupaya hadir di sini saat kita bangkit dari pandemi global,” kata Plt Wakil Dubes Richardson.

“Latihan ini akan mempersiapkan pasukan penjaga perdamaian secara lebih baik saat penempatan PBB yang akan datang, dan lebih mempersiapkan Anda untuk melatih sesama anggota penjaga perdamaian,” imbuhnya. 

Garuda Canti Dharma 2022 terdiri dari kegiatan pelatihan staf operasi pemeliharaan perdamaian PBB, kegiatan pelatihan lapangan, dan kegiatan peningkatan kemampuan kritis di PMPP, yang secara keseluruhan akan menitikberatkan pada operasi perdamaian dan stabilitas PBB dan internasional.

Berita Terkait : Waralaba F&B Indonesia Siap Tampil Di IFGC 2022

Tahun ini, TNI mengundang personel militer dari Argentina, Australia, Bangladesh, Kanada, Fiji, Jepang, Malaysia, Nepal, Selandia Baru, Filipina, Afrika Selatan, Korea Selatan, Sri Lanka, Thailand, dan Vietnam untuk berpartisipasi.

Selama latihan, pasukan Indonesia, AS, dan negara mitra lainnya akan bekerja sama meningkatkan interoperabilitas dan efektivitas misi dalam hal taktik, teknik, dan prosedur umum sesuai dengan doktrin PBB.***