Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Raja Perpanjang Tenggat Waktu Partai Cari Koalisi
Klaim Didukung BN, Anwar Pede Jadi PM
Selasa, 22 November 2022 07:06 WIB
Sebelumnya
Dilansir Reuters, kemarin, Anwar bertemu dengan beberapa petinggi BN, termasuk Perdana Menteri (PM) sementara Malaysia Ismail Sabri Yakoob. Malah, kata Anwar, usai pertemuan itu, kedua koalisi menyepakati pembentukan pemerintahan.
“Diskusi itu ingin menjadikan saya sebagai kandidat PM. Tidak ada nama lain dalam diskusi,” ucap Anwar, dilansir The Star, kemarin.
Baca juga : Ribuan Pemuda Dukung Ganjar Presiden 2024
Selain itu, dalam pertemuan tersebut juga ditegaskan, bahwa tidak akan ada campur tangan dalam sejumlah kasus yang menjerat petinggi BN yang tengah diproses di pengadilan. Dia menyebut, tidak ada satu pun pembahasan soal itu.
“Biar saya perjelas, ini sama sekali tidak diangkat dalam pertemuan pribadi atau pertemuan formal,” tegasnya.
Baca juga : Waketum Partai Garuda Usulkan 2 Langkah Ini
Anwar menambahkan, pakta pasca pemilu dengan Koalisi BN belum konklusif. Menurutnya, kemungkinan ada proses pertemuan lain sebelum keputusan akhir diambil. Namun, dia optimis bahwa pihaknya akan mampu membentuk pemerintahan.
“Pemerintahan yang lebih transparan dan demokratis, untuk menjaga kepentingan rakyat,” ucapnya.
Baca juga : Ratusan Warga Kota Yogyakarta Suarakan Dukungan Bagi Ganjar Pranowo
“Fundamental utama di sini adalah tidak ada kompromi pada masalah tata kelola dengan fokus pada ekonomi. Begitu disepakati, kita harus bergerak maju dan menyelamatkan negara,” katanya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya