Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Kondisi ini membuka peluang bagi Indonesia untuk mengekspor bus dan kereta api ke Bangladesh. Hal ini dikarenakan Indonesia memiliki pengalaman dan keunggulan dalam membuat body bus dan gerbong kereta.
Keunggulan produk Indonesia selain mutunya bagus juga harganya bersaing. Sebagai informasi, bus buatan CV. Laksana telah berhasil masuk pasar Bangladesh sejak 2018.
Baca juga : HNW: Indonesia Negara Hukum, Bukan Negara Kekuasaan
Selama 4 tahun terakhir, Innovative Motors telah mendatangkan 18 unit bus buatan CV. Laksana yang saat ini telah beroperasi melayani angkutan umum di berbagai kota di Bangladesh.
Pada 2022, Innovative Motors mengimpor 4 bus Legacy Sr2 XHD Prime. Kehadiran 4 unit bus baru tersebut disambut gembira oleh masyarakat pengguna transportasi umum.
Baca juga : Top, Gedung Papua Youth Creative Hub Canggih, Megah, Dan Bernuansa Adat
Acara peluncuran bus ini juga merupakan rangkaian dari peringatan 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Bangladesh. Momentum golden jubilee ini membuka kesempatan kedua negara untuk mempererat kemitraan di segala bidang, termasuk bidang ekonomi dan bisnis.
Hubungan ekonomi Indonesia dan Bangladesh semakin meningkat setiap tahunnya. Hal itu dibuktikan dengan naiknya neraca perdagangan bilateral kedua negara.
Baca juga : Puteri Indonesia Ajak Generasi Muda Aktualisasikan Pancasila
Pemerintah Bangladesh menempatkan Indonesia sebagai mitra dagang ke-6 terbesar setelah China, India, Singapura, Amerika Serikat (AS), dan Jepang.
Sementara, dari catatan Kementerian Perdagangan RI, Bangladesh selalu menjadi salah satu dari 20 negara terbesar tujauan ekspor produk-produk buatan Indonesia. Pada 2022, Bangladesh menempati posisi ke-16 negara tujuan ekspor produk Indonesia.***
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya