Dark/Light Mode

Tuding Pemerintah Lamban Tangani Korban Gempa

Rakyat Turki Marah, Erdogan Terancam

Sabtu, 11 Februari 2023 01:08 WIB
Tim penyelamat melakukan operasi pencarian di antara reruntuhan bangunan di Adiyaman, Turki pada 9 Februari 2023, tiga hari setelah gempa berkekuatan Magnitudo 7,8 melanda  Turki tenggara. (Foto AFP/Ilyas Akengin)
Tim penyelamat melakukan operasi pencarian di antara reruntuhan bangunan di Adiyaman, Turki pada 9 Februari 2023, tiga hari setelah gempa berkekuatan Magnitudo 7,8 melanda Turki tenggara. (Foto AFP/Ilyas Akengin)

 Sebelumnya 
Gempa dahsyat itu terjadi Senin (6/2). Survei Geologi Amerika Serikat (AS) mengatakan, gempa berkekuatan 7,8 terjadi pukul 04:17 waktu setempat (01:17 GMT) di kedalaman 17,9 km di lokasi 26 kilometer sebelah timur kota Nurdagi, Provinsi Gaziantep, Turki.  

Gempa kedua, dipicu yang pertama berkekuatan M 7,5, dan pusat gempa berada di distrik Elbistan di Provinsi Kahramanmaras, dangkal juga di kedalaman 10 km.

Baca juga : Tim Medis RI Tangani Korban Patah Tulang

Survei Geologi AS mencatat, setidaknya 100 gempa susulan terjadi tak lama setelah gempa pertama.

Dikutip dari BBC International, gempa tersebut disebabkan aktivitas Anatolian Plate (Lempeng Anatolia).

Baca juga : WZWF Serukan Lembaga Zakat Wakaf Sedunia Bantu Korban Gempa Turki dan Suriah

Tak hanya terasa di Suriah, gempa juga menggoyang Mesir, Lebanon, Yordania, Yunani. Bahkan memicu peringatan tsu­nami di Italia.***

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.