Dark/Light Mode

Turki Evakuasi 8.000 Orang Korban Gempa

Erdogan Terharu RI Dan Banyak Negara Ikut Bantu

Rabu, 15 Februari 2023 22:30 WIB
Pemerintah Turki menyampaikan ucapan terima kasih kepada banyak negara yang membantu penanganan korban gempa. Salah satunya, Indonesia, satu-satunya negara yang memperbantukan pesawat angkut Hercules C-130 beserta awaknya. (Foto RM/KBRI Ankara
Pemerintah Turki menyampaikan ucapan terima kasih kepada banyak negara yang membantu penanganan korban gempa. Salah satunya, Indonesia, satu-satunya negara yang memperbantukan pesawat angkut Hercules C-130 beserta awaknya. (Foto RM/KBRI Ankara

 Sebelumnya 
Dia juga menyebut lebih dari 81 ribu orang yang terluka akibat gempa bumi telah dipulangkan dari rumah sakit.

“Saya ingin sekali lagi berterima kasih kepada semua negara sahabat dan saudara yang telah mengumpulkan bantuan untuk negara kami siang dan malam, mendukung upaya pencarian dan penyelamatan kita dengan tim mereka serta tidak melupakan kami dalam doa mereka,” kata Erdogan dikutip Anadolu, kemarin.

Baca juga : Rakyat Turki Marah, Erdogan Terancam

Erdogan menegaskan, Turki, yang sedang menghadapi salah satu bencana alam terbesar dalam sejarah umat manusia, tidak akan pernah melupakan persahabatan yang ditunjukkan banyak negara.

“Bencana gempa sekali lagi menunjukkan pentingnya solidaritas internasional,” ujar Erdogan.

Baca juga : Sedihnya, Korban Gempa Suriah Kesulitan Dapat Bantuan

Sejauh ini, Turki telah menerima pesan dukungan dan belasungkawa dari lebih dari 100 negara, termasuk Uni Emirat Arab yang menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) tersebut.

“Pentingnya platform bilateral dan multilateral telah menjadi bukti hari ini saat sistem global dikelilingi oleh krisis,” kata Erdogan, seraya menegaskan kembali bahwa dunia yang lebih adil adalah hal yang sangat mungkin.

Baca juga : Erdogan: Swedia Jangan Ngimpi Masuk NATO, Dengan Dukungan Turki

“Dalam hal ini, Turki dan negara-negara Teluk merupakan poros utama untuk keamanan, stabilitas, kemakmuran, dan integrasi ekonomi kawasan kami. Tidak mempertimbangkan stabilitas dan keamanan kami sendiri secara terpisah dengan stabilitas dan keamanan kawasan Teluk,” katanya lagi.

KTT World Government digelar dengan tema “Membentuk Pemerintahan Masa Depan”, dan membawa para pemimpin, pakar global, dan pembuat keputusan dari seluruh dunia untuk berbagi dan berkontribusi pada pengembangan alat, kebijakan, dan model yang penting dalam membentuk pemerintahan masa depan, menurut informasi di situs web-nya. ■ 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.