Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Duta Besar Indonesia Untuk Korea Selatan Gandi Sulistiyanto
Gelar Workshop Membatik Diiringi Musik Gamelan
Minggu, 26 Februari 2023 23:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Seoul, Korea Selatan (Korsel), mendukung upaya Dharma Wanita Persatuan (DWP) KBRI Seoul mempromosikan khasanah budaya Indonesia. Terbaru, DWP menyelenggarakan workshop membatik saat acara coffee morning, Kamis (23/2), dalam rangka peringatan 50 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Korsel dan Keketuaan ASEAN Indonesia.
Fokus acara coffee morning ini, untuk mempromosikan dua ikon warisan budaya tak benda Indonesia (intangible cultural heritage) yang telah didaftarkan di UNESCO, yakni batik dan gamelan.
Promosi budaya Nusantara ini didukung Seoul Association of Military Attache (SAMA) Spouses dan maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia.
Menurut Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Korsel Gandi Sulistiyanto, dalam acara tersebut, perempuan Indonesia di Korsel memainkan peran kunci untuk mempromosikan budaya warisan bangsa.
Baca juga : Madura United Vs Persija, Misi Sulit Menebus Kesalahan
“KBRI Seoul tidak hanya menggalakkan kerja sama antara sektor publik dan privat. Tetapi juga kolaborasi antar komunitas,” kata Dubes Gandi, dalam keterangan yang diterima Rakyat Merdeka, kemarin.
Ketua DWP KBRI Seoul, Susi Ardhani Sulistiyanto menambahkan, perempuan memiliki keistimewaan sebagai pendidik atau edukator anak-anak dan cucu-cucu yang merupakan generasi penerus.
“Sehingga sudah seharusnya, rasa cinta Tanah Air ditanamkan kepada generasi muda melalui promosi pariwisata, budaya dan ekonomi kreatif Indonesia,” imbuhnya.
Workshop ini diikuti sekitar 60 orang. Yang terdiri dari istri para Dubes negara Perhimpunan Bangsa Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dan pasangan Atase Militer.
Baca juga : Sore Ini, PSS Sleman Ditantang Tim Tak Pernah Menang 14 Laga
Hadirin tampak antusias menggunakan canting dalam membatik di kain putih. Workshop dipandu Minister Counsellor Ekonomi Kreatif dan Digital, Percepatan Start Up dan Diplomasi Publik KBRI Seoul, Joannes Ekaprasetya Tandjung. Dan, staf lokal KBRI Seoul Sugiarto. Ia merupakan tenaga pengajar di Universitas Seoul Institute of the Arts untuk kelas World Music program Gamelan Indonesia.
Selama workshop berlangsung, hadirin dihibur dengan pertunjukan gamelan. Tembang lawas asal Jawa berjudul Yen Ing Tawang Ono (Ketika Bintang Ada Di Langit) dinyanyikan dengan syahdu oleh Sugiarto, musik gamelan yang semakin menambah suasana otentik di pedesaan Tanah Air.
Presiden SAMA Spouses, Karina Cote, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada KBRI Seoul dan DWP KBRI atas penyelenggaraan acara budaya yang dibalut workshop yang unik dan apik tersebut.
“Amazing, sudah sejak lama saya mendengar mengenai batik dari Indonesia. Tetapi saya belum pernah berkesempatan melihat proses pembuatannya. Hari ini mimpi saya membuat batik menjadi kenyataan,” ucapnya antusias.
Baca juga : Ganjar Milenial Center Gelar Workshop Keripik Melinjo
Istri Atase Pertahanan KBRI Seoul, Santi Mandalika Akal Juang juga bangga atas penyelenggaraan kegiatan pertama DWP KBRI Seoul di 2023.
Di samping diplomasi budaya dan ekonomi kreatif, diplomasi gastronomi juga ditampilkan melalui promosi kue-kue tradisional Nusantara seperti panada dari Sulawesi Utara dan arem-arem serta klepon dari Jawa Tengah. Menambah nikmat, kopi hitam produksi Indonesia. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya