Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Ngeri, Bentrokan Kudeta Di Sudan Tewaskan 25 Orang, 183 Luka-Luka
Minggu, 16 April 2023 08:42 WIB
Sebelumnya
Ada juga laporan tentang bentrokan di stasiun TV negara, yang menurut saksi mata telah dikendalikan oleh RSF.
"Jenderal Burhan adalah seorang "penjahat" dan akan dibunuh atau diadili," ujar Jenderal Dagalo, yang juga dikenal sebagai Hemedti kepada Al Jazeera.
Sebelumnya, RSF mengaku salah satu kampnya di selatan Khartoum telah diserang. Sebaliknya, pihak tentara mengatakan, pejuang RSF telah berusaha merebut markas militer.
Baca juga : Tabrakan Beruntun 8 Kendaraan Di Tol Solo-Semarang Tewaskan 8 Orang
"Pejuang RSF menyerang beberapa kamp tentara di Khartoum dan di tempat lain di sekitar Sudan," kata Kantor Berita AFP, mengutip Juru Bicara Militer Brigjen Nabil Abdallah.
Reuters melaporkan, baku tembak juga terjadi di kota utara Merowe. RSF merilis sebuah video yang konon menunjukkan pasukan Mesir yang telah menyerah di Merowe.
Militer Mesir mengatakan, tentaranya berada di Sudan untuk latihan dengan rekan-rekan mereka di Sudan, dan sedang berkoordinasi dengan otoritas Sudan untuk menjamin keselamatan personelnya.
Baca juga : Blusukan Ke Pasar Depok dan Pasar Minggu, Jokowi Ajak Erick
Para jenderal telah menjalankan negara, melalui Dewan Kedaulatan, sejak kudeta pada Oktober 2021.
Jenderal Burhan menjabat Presiden Dewan, sementara Hemedti wakilnya.
Namun, usulan langkah ke pemerintahan yang dipimpin sipil kandas, pada jadwal untuk mengintegrasikan RSF ke dalam tentara nasional.
Baca juga : Penembakan Massal di Old National Bank AS Tewaskan 5 Orang, 9 Luka-luka
RSF ingin menundanya selama 10 tahun. Namun, tentara memintanya dua tahun.
Hemedti adalah tokoh kunci dalam konflik di Darfur yang dimulai pada 2003, dan menewaskan ratusan ribu orang.
Kekuatan Barat dan pemimpin regional telah mendesak kedua belah pihak, untuk mengurangi ketegangan dan kembali ke pembicaraan yang bertujuan memulihkan pemerintahan sipil. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya