Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tahap II Nyusul
Menlu: 538 WNI Telah Dievakuasi Dari Sudan, Termasuk 25 Balita
Senin, 24 April 2023 12:39 WIB
Sebelumnya
Tidak mudah
Retno mengatakan, evakuasi WNI di Sudan dilakukan di tengah situasi yang tidak mudah, di tengah situasi pertempuran yang masih terus berlangsung.
"Saya terus mengikuti jam per jam proses evakuasi. Saya juga terus melaporkan proses evakuasi ini kepada Bapak Presiden," ucap Retnk.
Baca juga : HNW Minta Pemerintah Evakuasi WNI Dari Sudan Yang Tengah Bergolak
Komunikasi terus dilakukan, baik di Sudan untuk memastikan jalur aman dan jaminan keamanan bagi WNI.
Hal yang sama juga dilakukan oleh Wakil Tetap RI (Watapri) di New York, untuk terus berkoordinasi dengan tim Sekjen PBB dan United Nations Office for the Coordination of Humanitarian Affairs (UNOCHA).
Karena evakuasi juga dilakukan hampir bersamaan dengan staf PBB yang bekerja di Sudan.
Baca juga : KPK Temukan Uang Tunai Dan Puluhan Tas Mewah, Termasuk Hermes
Dubes RI di Arab Saudi dan Konjen di Jeddah juga melakukan komunikasi dengan otoritas di Saudi, untuk memastikan proses lanjutan berjalan dengan baik
Tim kecil perbantuan untuk evakuasi, juga telah bergerak. Dari Jakarta dipimpin oleh Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia dan tim perbantuan dari Riyadh dan Jeddah.
"Pagi ini, tim evakuasi juga akan berangkat menuju Jeddah dengan pesawat TNI Angkatan Udara, yang terdiri dari tim pengamanan TNI, tim kesehatan dari Puskes TNI, dan personel dari Kementerian Luar Negeri," beber Retno.
Baca juga : Kementan Gandeng TNI Percepat Vaksinasi Dan Penandaan Ternak Di Jateng
"Sekali lagi, kami mohon doanya. Pemerintah akan berusaha sekuat tenaga untuk membawa WNI keluar dari wilayah konflik, dengan selamat," pungkasnya. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya