Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Swedia Pesta Gol 5-1 ke Gawang Tunisia
- S3 Ilmu Hukum Universitas Borobudur Tawarkan Pendidikan Berkualitas Berstandar Internasional
- PLN EPI Dorong CBG dari Limbah Sawit untuk Kurangi Emisi dan LNG
- Khofifah Ajak Alumni FH Unair Buka Peluang Magang Bagi Mahasiswa
- Tampung 245.980 Murid Baru, Disdik DKI SPMB Objektif, Transparan dan Inklusif
RM.id Rakyat Merdeka - Li Shu (29) yang tinggal di tenda area bekas parkiran, menjalani gaya hidup leyeh-leyeh, budaya yang sedang tren di kalangan anak muda China.
Kejadian itu berawal pada akhir 2018. Kala itu, Li Shu berhenti dari pekerjaannya di Provinsi Sichuan dan mulai menghabiskan sebagian besar waktunya bersantai di apartemen sewaannya.
Baca juga : Pelatih Persija Mau Coba Ikut Puasa Ramadhan
Lambat laun dia menyadari, tanpa penghasilan akan menghabiskan semua tabungannya dengan cepat. Jadi, dia memotong pengeluaran hariannya menjadi hanya 10 yuan (sekitar Rp 21.200) per hari.
Setelah bertahun-tahun harus membayar sewa, tanpa bekerja, duit simpanannya pun habis. Karena ogah bekerja, untuk memenuhi kebutuhannya, Li menjual sebagian besar barang miliknya, dan mendapat 400 yuan (sekitar Rp 850.000).
Baca juga : Nikita Mirzani, Pacarnya Mualaf
Budaya leyeh-leyeh belakangan makin populer di Negeri Tirai Bambu. Namun, apa yang dilakukan Li, bagi sebagian orang dianggap bukan pilihan hidup yang baik. Apalagi, Li juga tampak tidak bergairah menjalankan hidup sebagaimana mestinya.
“Ketika mengambil keputusan dalam hidup, Anda perlahan akan merasakan kedamaian dan terbiasa dengan keadaan. Santai,” ujar Li, dilansir Oddity Central, kemarin.
Baca juga : Laura Theux, Tanya Tips Rumah Tangga Ke Depe
Li mengklaim, dirinya bukan tidak bisa mendapatkan pekerjaan. Teman-temannya juga sudah menawarkan tempat tinggal untuknya. Namun, Li tetap pada pendiriannya.
“Itu pilihan saya,” tegasnya. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya