Dark/Light Mode

Wawancara Rakyat Merdeka Dengan Wakil Perdana Menteri Qatar, Hamad bin Abdul Aziz Al-Kawari Terkait Qatar Years of Culture 2023

Indonesia Jantung Asia Tenggara

Kamis, 8 Juni 2023 08:00 WIB
Wakil Perdana Menteri Qatar, Hamad bin Abdulaziz Al-Kawari saat diwawancara Tim Redaksi Rakyat Merdeka  RM.id, Mellani Eka Mahayana dan Muhammad Rusmadi, di Jakarta, kemarin. (Foto: Khairizal Anwar/RM)
Wakil Perdana Menteri Qatar, Hamad bin Abdulaziz Al-Kawari saat diwawancara Tim Redaksi Rakyat Merdeka RM.id, Mellani Eka Mahayana dan Muhammad Rusmadi, di Jakarta, kemarin. (Foto: Khairizal Anwar/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Qatar tak hanya ingin dikenal sebagai negara penghasil gas alam dan minyak bumi. Selain berpartisipasi aktif di kancah politik dunia, negara berjuluk “the Maroon” itu, ingin mengembangkan diri sebagai pusat diplomasi dan budaya dunia. Untuk mewujudkan cita-cita itu, Qatar menggandeng Indonesia sebagai negara pertama di Asia Tenggara menjadi mitra Qatar Years of Culture 2023.

Program pertukaran budaya ini, akan digelar sepanjang tahun dengan beragam acara yang menyasar banyak bidang. Kedua negara akan menonjolkan masing-masing ciri khas melalui ber­bagai kegiatan fashion, film, kuliner, pertunjukan seni, olah raga, pameran pendidikan hingga kegiatan bisnis. Wakil Perdana Menteri Qatar, Hamad bin Abdul Aziz Al-Kawari--yang sudah berada di Jakarta sejak 3 Juni lalu--memberikan penjela­san secara rinci terkait program besar itu, di Jakarta, Senin (5/6). Berikut kutipannya.

Dalam rangka apa Qatar mengadakan Years of Culture 2023?

Acara Years of Culture ini diadakan untuk mendorong dan memperkuat pertukaran budaya antar komunitas di Qatar dengan komunitas global. Tujuan awal­nya memang untuk mengikutser­takan sebanyak mungkin negara sahabat dalam acara ini. Acara ini sudah berlangsung selama 11 tahun terakhir dan tiap tahunnya diisi dengan berbagai kegiatan bilateral.

Baca juga : Indonesia-India Makin Lengket

Fokus acara ini ke mana?

Qatar-Indonesia Years of Cul­ture 2023 akan terus fokus pada pertukaran budaya dan memper­tunjukkan keunikan dua budaya dan persamaannya. Acara ini juga fokus untuk mendukung perkembangan ekonomi kreatif karena Indonesia merupakan negara dengan pertumbuhan ekonomi kreatif yang besar dan merupakan pasar yang besar di Asia.

Harapannya apa dengan acara ini?

Acara ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas ekonomi kreatif di kedua negara. Indone­sia memiliki kemampuan hebat di sektor ini, dan kami harap kedua negara bisa menjalin kerja sama berkelanjutan ke depannya di sektor ini.

Baca juga : Tinggal Kunci Mobil Mewah Di Parkiran

Apa yang menjadi pencetus ide Years of Culture?

Event ini merupakan ide unik dan belum ada negara mana­pun yang mengadakan secara berkelanjutan seperti kami. Ka­lau tidak salah, ide pelaksanaan Qatar Years of Culture muncul setelah kami mendapatkan tiket menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA 2022. Ini merupakan kali pertama Piala Dunia diadakan di negara Arab, di negara Mus­lim dan di Timur Tengah. Jadi acara ini muncul karena kami ingin memastikan, tidak hanya persiapan sebagai tuan rumah Piala Dunia sukses, tapi juga berhasil mempromosikan pema­haman mengenai kebudayaan banyak negara secara luas dan beragam. Ini sudah menjadi diplomasi budaya Qatar.

Bagaimana Qatar memilih negara yang akan diajak sebagai mitra di Years of Culture?

Awalnya, kami memprioritas­kan negara-negara yang pernah dan akan menjadi tuan rumah Piala Dunia. Ini kami lakukan dengan harapan agar kami bisa mendapat pengalaman untuk mengenal budaya sesama tuan rumah Piala Dunia.

Baca juga : Batik Bakal Hiasi Mobil Hyundai Edisi Khusus

Kami memulai acara pada 2012 dengan Jepang. Ini sekaligus merayakan 40 tahun kerja sama bilateral. Kami melanjut­kannya dengan bermitra dengan tuan rumah Piala Dunia, seperti Brazil pada 2014, Rusia pada 2018 dan banyak lagi.

Setelah kami sukses men­jadi tuan rumah Piala Dunia, kami ingin memperluas negara cakupan untuk acara ini. Qatar memilih negara yang tentunya punya hubungan bilateral yang erat seperti Indonesia. Tentunya, Indonesia merupakan saudara dekat kami.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.