Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Hari Ini Berlangsung Konferensi Iklim Dunia Di Dubai
Indonesia Berhasil Turunkan Emisi Karbon
Kamis, 30 November 2023 08:10 WIB
Sebelumnya
“Saat ini ada 56 unit alat pengukur kualitas udara di seluruh Indonesia. Kalau kualitas udara buruk, langsung mencari hotspot, dan fire spot. Lalu, melalui teknologi pengendalian cuaca diturunkan hujan buatan di titik-titik tersebut,” katanya.
Upaya ini melibatkan partisipasi masyarakat yang berperan dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan. “Seperti Masyarakat Peduli Api, juga Babinsa, Babinkamtibmas dan kelompok-kelompok masyarakat lainnya kita ajak dalam pencegahan kebakaran hutan lahan. Kami juga berikan pemahaman dan kesadaran terkait persoalan itu,” tegas Menteri. Dengan cara ini, masyarakat memahami hak dan kewajibannya. Sehingga saat ada kebakaran, mereka ikut berperan aktif memadamkan.
Baca juga : Presiden Jokowi Paparkan Potensi Investasi Di Indonesia Ke Para Pebisnis Di AS
Upaya pengurangan emisi juga dilakukan dengan penegakan hukum. Perusahaan yang ketahuan melakukan pembakaran, diberikan teguran tertulis. Pada 2023, ada 300-an perusahaan yang ditegur tertulis. Kalau masih bandel dan terus melakukan pembakaran, akan didatangi penegak hukum. “Tahun ini mungkin ada 60 perusahaan yang disegel,” ungkap Menteri.
Areal kebakaran hutan pun terus menurun. Pada 2022, areal yang terbakar hanya 140 ribuan hektar dan gambutnya hanya 16 persen. “Pada 2023 ini kemungkinan juga menurun. Namun angkanya masih exercise sebab harus diverifikasi dulu,” ujarnya. Luas ini sangat jauh jika dibandingkan dengan kebakaran hutan yang terjadi di sejumlah negara di dunia. Yang mencapai jutaan hektar, dan kerap disebut sebagai musibah nasional.
Baca juga : Elektabilitas PSI Naik, Kaesang Dinilai Berhasil Buat Gerakan Di Partai
Kementerian juga bekerjasama dengan Kementerian Pertanian dan pemerintah daerah untuk upaya ini. Sehingga tak ada lagi, masyarakat yang membakar lahan untuk memulai penanaman.
Berbagai upaya ini telah berhasil menurunkan emisi secara signifikan. Bahkan, bisa melebihi target yang ditetapkan. Target dunia, di tahun 2021, negara-negara diajak menurunkan emisi masing-masing sampai 43 persen. Dan, ternyata Indonesia berhasil melampaui target ini. Pada 2020, Indonesia berhasil menurunkan emisi sampai 52 persen. Dan pada 2021, 47 persen. Sedangkan pada 2022 berhasil turun 42,6 persen. “Kita sudah masuk di kelompok negara-negara yang bisa menurunkan emisi gas rumah kaca secara cukup ambisius,” ujarnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya