Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Soroti Hak Perempuan Di Afghanistan
RI Ogah Buru-buru Akui Rezim Taliban
Kamis, 22 Februari 2024 06:20 WIB
Sebelumnya
Dia menambahkan, bahwa Indonesia juga merujuk laporan UN Women yang mengatakan bahwa sejak berkuasa Agustus 2021, terdapat 50 dekrit Taliban yang mengikis hak-hak perempuan.
Dan dekrit-dekrit tersebut tidak ada yang dibatalkan sampai saat ini.
Baca juga : Mensos Setujui Pakai Duit Fakir Miskin Rp 500 Miliar
Dia juga menyoroti hak perempuan di Afghanistan. Indonesia juga menyarankan agar isu perempuan harus disertakan menjadi prioritas dalam hubungan antara komunitas internasional dengan Taliban.
“Indonesia menyarankan bahwa isu perempuan harus terus disertakan sebagai salah satu prioritas dalam hubungan komunitas internasional dengan Taliban,” tegas mantan Duta Besar Indonesia untuk Belanda ini.
Baca juga : Awkarin, Presiden Baru, Gebetan Baru
Retno juga menyampaikan beberapa hal yang telah dilakukan Indonesia untuk membantu perempuan Afghanistan. Menurutnya, Indonesia melakukan kerja sama dengan Qatar untuk memberikan beasiswa kepada warga Afghanistan. Selain itu, Indonesia memberikan capacity building mengenai financial literacy dan tengah melakukan pembicaraan untuk membahas pengembangan kurikulum madrasah.
Inisiatif ini telah didukung beberapa negara, antara lain Jepang, Norwegia, Belanda, Inggris, dan Kanada. DAY
Baca juga : Jokowi Hormati Kebebasan Pers
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Kamis, 22 Februari 2024 dengan judul "Soroti Hak Perempuan Di Afghanistan RI Ogah Buru-buru Akui Rezim Taliban"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya