Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Nggak Mau Kalah Sama Rusia
Amrik Kirim Utusan Khusus Ke Vietnam
Sabtu, 22 Juni 2024 06:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Tidak mau pengaruh Rusia menjalar ke Vietnam, Amerika Serikat (AS) buru-buru mengirimkan utusannya ke Negeri Paman Ho tersebut.
AS mengirim perwakilan khusus Departemen Luar Negeri untuk Asia Tenggara, Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat untuk Urusan Asia Timur dan Pasifik Daniel J. Kritenbrink ke Vietnam pada 21-22 Juni. Kunjungan Kritenbrink dilakukan usai kedatangan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Hanoi pada 20-21 Juni lalu.
“Kunjungan diplomat top kami ini untuk menekankan komitmen serius kami dengan Hanoi dan memastikan kawasan Indo Pasifik yang terbuka dan bebas,” begitu pernyataan Deplu AS di laman web-nya, Kamis (20/6/2024).
Baca juga : Yuk, Kita Tanam Pohon Dan Banyakin Jalan Kaki
Presiden Rusia Vladimir Putin ke Vietnam setelah mengunjungi, China dan Korea Utara. Di Vietnam, Putin disambut dengan karpet merah dan menerima penghormatan 21 senjata pada upacara militer. Kedatangan Putin di Vietnam mendapat kecaman tajam dari Washington.
Juru Bicara Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby mengatakan, AS berharap Vietnam akan tetap mematuhi prinsip-prinsip PBB mengenai penghormatan terhadap integritas teritorial. Dia juga menekankan peningkatan hubungan AS dengan Vietnam pada 2023.
“Kami akan fokus untuk terus memperdalam, memperluas dan meningkatkan hubungan demi keuntungan satu sama lain dan bagi kawasan,” tuturnya seperti dikutip Reuters, Jumat (21/6/2024).
Baca juga : No Comment, Eks Suami Ditangkap
Deplu AS mengumumkan akan menegaskan kembali dukungan mereka terhadap Vietnam. “Kami menggarisbawahi komitmen kuat AS dalam melaksanakan Kemitraan Strategis Komprehensif AS-Vietnam,” tegas Deplu AS.
Rusia dan Vietnam menandatangani perjanjian mengenai berbagai isu, termasuk energi. Moskow mulai fokus mengincar Asia setelah Barat menjatuhkan sanksi terhadap negaranya atas konflik Ukraina.
Meski AS terlihat khawatir saat Vietnam menyambut Putin, beberapa analis percaya bahwa Hanoi mungkin telah memperhitungkan semuanya. Mengingat Washington bergantung kuat pada Vietnam untuk melawan China di kawasan Indo-Pasifik.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya