Dark/Light Mode

Geger, Robot Bunuh Diri Karena Kelelahan Kerja

Sabtu, 13 Juli 2024 06:25 WIB
Robot Supervisor saat bekerja (kiri) dan saat jatuh diantara lantai satu dan dua, di Gedung Gumi City Council, Korea Selatan, 26 Juni 2024. Foto: KOREABOO
Robot Supervisor saat bekerja (kiri) dan saat jatuh diantara lantai satu dan dua, di Gedung Gumi City Council, Korea Selatan, 26 Juni 2024. Foto: KOREABOO

RM.id  Rakyat Merdeka - Berita tentang robot di Korea Selatan (Korsel) yang diduga bunuh diri akibat kelelahan bekerja, telah menggemparkan warganet. Investigasi ke­matian robot itu sampai kini masih dilakukan.

Sebagai informasi, robot itu merupakan Robot Super­visor yang telah beroperasi dan diangkat menjadi petu­gas di Gumi City Council sejak Agustus 2023. Tugas­nya adalah membantu pengiriman dokumen harian, promosi kota dan menyam­paikan informasi kepada penduduk dan lainnya.

Dikatakan, robot itu mulai bekerja pukul 09.00 hingga 18.00, dan punya kartu pegawai negeri sipil. Dilansir Daily Mail, Jumat (12/7/2024), insiden ini terjadi pada 26 Juni lalu sekitar pukul 16.00. Ia ditemukan tergeletak di lan­tai. Robot itu tak berfungsi lagi setelah jatuh.

Baca juga : Urgennya Keteladanan

Laporan lain menyebut­kan, tidak seperti biasanya para saksi melaporkan bahwa sebelum insiden ini terjadi, robot tersebut berputar-putar di satu tempat yang sama un­tuk waktu yang lama, seolah-olah ada sesuatu sebelum akhirnya terjatuh.

Padahal robot ini diran­cang untuk bekerja secara otonom, jadi ketika ingin berpindah antar lantai, ia bisa menggunakan lift.

“Potongan-potongan komponen robot telah di­kumpulkan dan akan dia­nalisis oleh perusahaan,” kata salah satu pejabat.

Baca juga : Israel Serang Sekolah Pengungsi Di Gaza, Kemenlu Sampaikan Kecaman

Kasus robot supervisior bunuh diri adalah kali per­tama di Korsel. Sebagai informasi, robot tersebut dikembangkan Bear Ro­botics, perusahaan robot yang berbasis di California.

Netizen di media sosial pun ramai memberikan ko­mentar. Salah satunya di plat­form X (dulunya Twitter).

“Pekerja robot butuh serikat pekerja untuk me­nyuarakan aspirasi mereka,” ujar warganet.

Baca juga : Legenda Persija Hendro Kartiko Kembali Ke Persija

“Mungkin dia hanya ter­peleset dan jatuh?” komen yang lain.

“Sama seperti manu­sia, robot juga punya ba­tasan. Namun, kejadian ini tetap menarik,” imbuh netizen. LDU

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Sabtu, 13 Juli 2024 dengan judul "Geger, Robot Bunuh Diri Karena Kelelahan Kerja"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.