Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Dubes Australia Untuk Indonesia Penny Williams Kunjungi Aussie Banget Corner Di Unsrat
Rabu, 24 Juli 2024 07:14 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Australia untuk Indonesia Penny Williams dan Konsul Jenderal (Konjen)Australia di Makassar Todd Dias mengunjungi Aussie Banget Corner di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Manado, Sulawesi Utara, Kamis (18/7/2024).
Di Aussie Banget Corner, mahasiswa dapat mengetahui informasi seputar Australia. Beragam fasilitas disediakan, mulai dari soal studi, beasiswa dan budaya yang ada di Australia.
Dubes Williams ke Sulut pada 17-18 Juli 2024. Kunjungan ini bagian dari peringatan 75 tahun hubungan bilateral Australia-Indonesia.
Dalam kunjungan dua harinya itu, Dubes Williams juga bertemu Wali Kota Manado Andrei Angouw, Rektor Universitas Sam Ratulangi Prof Oktovian Berty Sompie dan alumni Australia.
Menurut Williams, tahun ini pihaknya memperingati 75 tahun hubungan diplomatik dengan Indonesia, juga program beasiswa Australia di Indonesia.
“Saya melihat jumlah Aussie Banget Corner sudah banyak tersebar di perguruan tinggi di Indonesia, termasuk di Unsrat,” ujar Dubes Williams dikutip dari keterangan tertulisnya, Jumat (19/7/2024).
Baca juga : Perkuat Demokrasi, APPI Sebut Koperasi Di Indonesia Relevan Situasi Bangsa
Dalam kunjungannya ini, Dubes Williams juga menyumbangkan sejumlah buku seputar budaya Negeri Kanguru. Dia berharap, buku-buku itu dapat memperkaya para mahasiswa Unsrat mengenai kampung halamannya.
Saat bertemu para mahasiswa dan dosen Unsrat, Dubes Williams mengaku bangga dan senang, karena banyak alumni Australia yang bekerja sebagai dosen di Unsrat, bahkan menjadi peneliti. Apalagi saat ini Pemerintah Australia dan Indonesia punya program khusus penelitian dan fokus di Sulawesi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya