Dark/Light Mode

Menyaksikan Geliat Kemajuan Negeri Singa Atlas (2)

Maroko Punya Super Komputer Tercanggih

Selasa, 30 Juli 2024 06:06 WIB
Mohammed VI Polytechnic University (UM6P), Ben Guerir, Maroko. [Foto: um6p.ma]
Mohammed VI Polytechnic University (UM6P), Ben Guerir, Maroko. [Foto: um6p.ma]

 Sebelumnya 
Dan, ini juga keren nih! UM6P punya superkomputer terkuat di Afrika! Super komputer adalah komputer dengan kinerja super dibanding komputer biasa. Kinerja super komputer ditentukan dari kemampuan perhitungan dan kapasitas super komputer tersebut.

Singkatnya, di antara beberapa kelebihan super komputer misalnya, dapat menghitung cepat, bahkan bisa mencapai triliunan perintah per detik, yang dapat dihitung dalam FLOPS (Floating Point Operation per Second) secara akurat. Sehingga bisa digunakan oleh badan pendeteksi bencana, simulasi nuklir dan lain-lain.

Menilik sisi sejarahnya, Afrika tentu tak terlalu identik dengan super komputer. Kini, UM6P di Ben Guerir, malah berhasil meresmikan sistem baru, yang dinamai Toubkal, dan sekarang dinilai sebagai super komputer paling kuat di Afrika serta menandai kemunculan pertama benua itu di Top 500 sejak Juni 2019!

Baca juga : Mendarat Di Casablanca, Nge-teh Mint Di Pusat Kota

Toubkal diambil dari nama sebuah gunung di Maroko, puncak tertinggi di Afrika Utara.

Sebagian mahasiswa UM6P di ruang komputer di kampus UM6P, Ben Guerir. [Foto: Rusma/RM.id] 

Pada 2021, UM6P meluncurkan SuperCalculator terkuat di Afrika untuk penelitian dan inovasi ilmiah. Kekuatan Pusat Superkomputer Afrika -dengan kapasitas 3,15 petaflop dengan kecepatan 3 juta miliar operasi per detik- memberikan Maroko, dan lebih luas lagi untuk benua Afrika, kesempatan melakukan terobosan penelitian ilmiah dan inovasi di semua bidang.

Selain menaungi sejumlah sekolah dan lembaga penelitian, beberapa di antaranya sudah ada sebelum universitas ini berdiri, UM6P juga punya banyak kemitraan internasional dengan universitas-universitas di seluruh dunia. Di antaranya, Massachusetts Institute of Technology (MIT) di Boston, AS; Columbia Business School, New York City; Max Planck Society, Jerman.

Komplek kampus UM6P, Ben Guerir, Maroko. [Foto: buildstartup100.com]

Baca juga : Menteri PUPR Gelar Pertemuan Bilateral Dengan Korea Bahas Proyek Air Bersih

Juga dengan HEC Paris (sekolah bisnis Eropa yang punya kampus di Paris, Jouy-en-Josas dan Doha); Mines ParisTech (yang dikenal dengan kinerja luar biasa pusat-pusat penelitiannya dan kualitas kemitraan internasionalnya dengan universitas-universitas bergengsi lainnya di dunia).

Kemudian École Polytechnique Fédérale de Lausanne (EPFL), Swiss (yang dalam penelitian dan pengajarannya mengoperasikan reaktor nuklir; McGill University, Kanada; dan Sciences Po, universitas riset swasta dan publik di Paris, Prancis.

UM6P memang lahir sebagai bagian proyek "Kota Hijau", sebuah proyek pembangunan perkotaan besar. Targetnya, menciptakan model kota keberlanjutan, dengan minat khusus untuk mempromosikan penelitian, pendidikan, dan pengembangan di Afrika.

Ruang terbuka multiguna di kampus UM6P, Ben Guerir. [Foto: Rusma/RM.id]

Baca juga : Aparat Diminta Bertindak Tegas

Misi dan fokus penelitian UM6P, sangat terfokus untuk memajukan penelitian dan inovasi, serta mempromosikan pembangunan di Afrika.

Sambil diajak berkeling kampus menggunakan buggy car alias “mobil golf”, karena lumayan luas arealnya, saya tak henti-henti berdecak kagum. (*)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.