Dark/Light Mode

Ini Penjelasan Kemlu Soal Tewasnya WNI Di Tengah Kerusuhan Bangladesh

Selasa, 6 Agustus 2024 13:09 WIB
Kerusuhan Bangladesh dilaporkan telah menewaskan hampir 300 orang. (Foto: Reuters via ABC News)
Kerusuhan Bangladesh dilaporkan telah menewaskan hampir 300 orang. (Foto: Reuters via ABC News)

RM.id  Rakyat Merdeka - Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) berinisial DU dilaporkan meninggal dunia di Jashore, Bangladesh pada 5 Agustus 2024, akibat menghirup terlalu banyak asap. Karena hotel tempat almarhum menginap terbakar di tengah kerusuhan besar-besaran  yang melanda Bangladesh.

Menurut laporan yang diterima Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, DU baru saja tiba di Bangladesh pada tanggal 1 Agustus 2024 untuk kunjungan bisnis.

"Kemlu telah menghubungi keluarga almarhum di Indonesia untuk menyampaikan ucapan belasungkawa dan akan memfasilitasi repatrasi jenazah, bekerja sama dengan perusahaan tempat almarhum​ bekerja," kata Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (WNI) dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Kemlu, Judha Nugraha dalam keterangannya, Selasa (6/8/2024).

Baca juga : Di Banten, Golkar Ragu Koalisi dengan Banteng

Terkait situasi keamanan di Bangladesh, Kemlu dan KBRI Dhaka kembali menyampaikan imbauan agar para WNI meningkatkan kewaspadaan, menghindari kerumunan massa dan lokasi demonstrasi, dan mengikuti langkah-langkah kontingensi yang diarahkan KBRI Dhaka.

WNI yang memiliki rencana perjalanan ke Bangladesh, diimbau untuk menunda perjalanan ke negara tersebut, sampai situasi dan kondisi keamanan membaik.

Dalam kondisi darurat, segera laporkan kondisi kepada otoritas keamanan setempat dan hotline KBRI Dhaka.

Baca juga : Borneo FC Ke Final Piala Presiden: Buah Keberuntungan Bola Mati

1.⁠ ⁠KBRI Dhaka: (+880) 1614444552

2.⁠ ⁠Direktorat Pelindungan WNI Kemlu: (+62) 812 9007 0027

Kerusuhan di Bangladesh yang tercetus sejak awal Juli 2024, dilaporkan telah menewaskan sekitar 300 orang.

Baca juga : Ini Penjelasan RSCM Soal 60 Anak Yang Jalani Cuci Darah

Di tengah situasi ini, Perdana Menteri (PM) Bangladesh Sheikh Hasina mundur dan melarikan diri ke India pada Senin (5/8/2024), setelah hampir 100 orang tewas dalam kerusuhan pada Minggu (4/8/2024).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.