Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Ada Ancaman Bom, Pangkalan Udara Patrick Air Force Base di Florida Dinyatakan Aman
Sabtu, 7 Desember 2019 10:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pangkalan udara Patrick Air Force Base di Florida, Amerika Serikat (AS) dihantui ancaman bom, beberapa jam setelah insiden penembakan di pangkalan udara Angkatan Laut (AL) Amerika, Naval Air Station Pensacola, Florida, Jumat (6/12).
Militer AU Amerika pun sigap merespon ancaman ini. Hasilnya, nihil.
Baca juga : Senin Besok, Pengendara Skuter/Otoped Bakal Ditilang
"Untuk saat ini, kami tidak menemukan adanya ancaman kredibel di wilayah tersebut," kata pihak berwenang, seperti dikutip Reuters, Sabtu (7/12).
Insiden penembakan di Naval Air Station Pensacola yang melibatkan seorang anggota militer Arab Saudi sebagai pelaku itu, mengakibatkan empat orang tewas dan delapan luka-luka.
Baca juga : Prabowo Siap Bantu Jokowi di Bidang Pertahanan
Terkait hal tersebut, Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud telah mengontak Presiden AS Donald Trump, untuk menyampaikan duka cita dan simpati yang mendalam kepada keluarga dan kerabat para korban insiden tersebut.
Seperti disampaikan Trump melalui akun Twitter-nya, Raja Salman menegaskan, aksi biadab itu tidak mencerminkan sikap warga Saudi yang mencintai warga Amerika. Seluruh warga Saudi mengecam aksi tak berperikemanusiaan itu.
Baca juga : Keamanan Aplikasi Kudo Dipertanyakan Ombudsman
Raja Salman juga telah mengerahkan pasukan keamanannya untuk bekerja sama dengan para agen AS, mengusut tuntas kasus tersebut. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya