Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
DPR Sesalkan Wasit PON XXI Yang Diduga Berat Sebelah Saat Laga Aceh Vs Sulteng
Selasa, 17 September 2024 10:22 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Komisi X DPR, Hetifah Sjaifudian mengaku prihatin atas insiden wasit yang diduga berat sebelah saat pertandingan sepak bola antara Aceh dan Sulawesi Tengah di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI baru-baru ini.
"Karena event besar seperti PON seharusnya menjadi ajang untuk menemukan dan mengembangkan atlet berbakat dari seluruh Indonesia," ujar Hetifah.
Menurutnya, insiden ini bisa merusak citra fair play dan profesionalisme dalam kompetisi olahraga. Aksi wasit yang diduga memihak, sebutnya bisa menimbulkan kekecewaan di kalangan pemain, official, dan penonton.
Baca juga : Paus Naik Maung Yang Dimodif Khusus Atas Arahan Prabowo Saat Sapa Jemaat Di GBK
"Sangat mempengaruhi persepsi publik tentang fair play dan profesionalisme dalam kompetisi," tegasnya.
Selain itu, insiden ini, lanjut Hetifah juga menjadi tantangan besar bagi sepak bola di Indonesia dalam membangun kepercayaan dan meningkatkan standarnya.
Politisi Golkar ini meminta agar dilakukan evaluasi mendalam terhadap sistem pengawasan dan penilaian pertandingan olahraga. Hetifah menyatakan bahwa integritas perangkat pertandingan adalah kunci untuk memastikan keadilan dalam setiap kompetisi.
Baca juga : KPU DKI Tetap Sahkan Pasangan Independen
Sebagai langkah konkret, Hetifah menegaskan bahwa Komisi X DPR siap mendukung segala upaya perbaikan yang dibutuhkan demi meningkatkan kualitas kompetisi olahraga di Indonesia.
"Hal ini termasuk peningkatan kualitas dan integritas perangkat pertandingan, agar olahraga di Indonesia dapat berkembang lebih baik dan profesional," tutup Hetifah.
Hetifah berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak dan mendorong peningkatan integritas dalam dunia olahraga, terutama dalam menjaga prinsip fair play.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya