Dark/Light Mode

CNN Exit Poll: Hanya Sepertiga Pemilih AS Yang Percaya Ekonomi Baik-Baik Saja

Rabu, 6 November 2024 06:49 WIB
Voter keluar dari bilik suara di tempat pemungutan suara di Lancaster, New Hampshire di Pilpres AS 5 November. (Foto: AFP/Getty Images via CNN Internasional)
Voter keluar dari bilik suara di tempat pemungutan suara di Lancaster, New Hampshire di Pilpres AS 5 November. (Foto: AFP/Getty Images via CNN Internasional)

RM.id  Rakyat Merdeka - CNN Exit Poll melaporkan, hanya sekitar sepertiga pemilih AS yang menganggap ekonomi saat ini berada dalam kondisi baik atau sangat baik. Angka ini turun dibanding tahun 2020, yang mencapai sekitar setengah.

Sepertiga pemilih mengatakan ekonomi tidak begitu baik, sepertiga lainnya mengatakan ekonomi buruk.

Hanya seperempat pemilih yang mengaku secara pribadi lebih baik dibanding empat tahun lalu. Sekitar 45 persen merasa lebih buruk, dan sekitar 3 dari 10 mengatakan hidup mereka begitu-begitu saja.

Dalam jajak pendapat tahun 2020, sekitar 4 dari 10 pemilih mengatakan hidup mereka lebih baik. Hanya 20 persen yang mengatakan bahwa mereka lebih buruk.

Baca juga : CNN Exit Poll: Sebagian Pendukung Trump Tak Percaya Pilpres AS Bakal Jurdil

Dalam jajak pendapat tahun ini, sekitar seperlima pemilih mengatakan inflasi telah menyebabkan kehidupan keluarga mereka mengalami kesulitan yang parah dalam setahun terakhir.

Lebih dari setengah mengaku terjerat inflasi dalam skala sedang, dan sekitar seperempat mengatakan inflasi sama sekali tidak menyebabkan kesulitan.

Jajak pendapat CNN untuk Pilpres AS 2024 mencakup wawancara dengan ribuan pemilih, baik mereka yang memberikan suara pada Hari Pemilihan maupun mereka yang memberikan suara lebih awal atau tidak hadir.

Cakupan tersebut menjadikan jajak pendapat ini sebagai alat yang ampuh untuk memahami profil demografi dan pandangan politik pemilih dalam pemilihan tahun ini.

Baca juga : Aspirasi tentang Fokus pada Pemulihan Ekonomi Nasional

Temuan itu pada akhirnya akan ditimbang terhadap tolok ukur utama: hasil pemilihan itu sendiri.

Meski begitu, jajak pendapat tetaplah jajak pendapat, yang memiliki margin kesalahan. Jajak  pendapat tersebut paling berguna jika diperlakukan sebagai perkiraan, bukan pengukuran yang tepat.

Hal itu terutama berlaku untuk angka jajak pendapat paling awal, yang belum disesuaikan. Agar sesuai dengan hasil pemilihan akhir.

CNN Exit Poll merupakan gabungan dari wawancara langsung dengan para pemilih di Hari Pemilihan dan wawancara langsung, melalui telepon dan daring yang mengukur pandangan para pemilih awal dan pemilih yang tidak hadir melalui pos.

Baca juga : Airlangga Temui Diaspora Di Vancouver, Bahas Ekonomi Digital Dan Hilirisasi

Jajak pendapat ini dilakukan oleh Edison Research atas nama National Election Pool. Wawancara langsung pada Hari Pemilihan dilakukan di sampel acak dari 279 lokasi pemungutan suara.

Hasilnya juga mencakup wawancara dengan para pemilih awal dan pemilih yang tidak hadir, yang dilakukan antara 24 Oktober dan 2 November, secara langsung di 27 lokasi pemungutan suara awal, melalui telepon atau daring.

Survei ini melibatkan 16.604 responden, dengan margin of error 2 persen. Margin of error ini lebih besar untuk subkelompok.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.