Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Donald Trump Menang Pilpres AS, Ukraina Kudu Ekstra Putar Otak
Rabu, 6 November 2024 21:08 WIB
Sebelumnya
“Jika dukungan itu melemah, Rusia akan merebut lebih banyak wilayah. Itu akan mencegah kita memenangkan perang ini. Itulah kenyataannya," ujar Zelensky.
Baca juga : Donald Trump: Ini Adalah Kemenangan Rakyat Amerika Yang Luar Biasa
"Sikap kita bukan tentang kompromi teritorial, tetapi mengeksplorasi jalur diplomatik potensial yang bergantung pada AS yang mempertahankan komitmennya. Keinginan tulus dari Amerika Serikat untuk mengakhiri perang ini dengan cepat, sangat penting,” sambungnya.
Baca juga : Pemenang Pilpres AS Tidak Langsung Ditentukan Peraih Suara Terbanyak
Awal tahun ini, NATO mengumumkan akan membentuk misi untuk mengoordinasikan penyediaan peralatan dan pelatihan militer bagi Ukraina. Ini adalah sebuah upaya yang sebagian besar dipimpin AS.
Baca juga : Dukungan Terus Menguat, ASR-Hugua Yakin Wujudkan Sultra Sejahtera Dan Merata
Pemerintahan Biden mengajukan dana 20 miliar dolar AS dari paket pinjaman G7 senilai 50 miliar dolar AS kepada Ukraina, yang juga didanai oleh aset Rusia yang dibekukan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya