Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Duta Besar Kazakhstan Untuk Indonesia Daniyar Sarekenov
Lewat Kazakhstan, RI Bisa Masuk Pasar Asia Tengah dan Eurasian Economic Union
Senin, 16 Desember 2019 08:15 WIB
Sebelumnya
Selain budaya dan pendidikan, apa lagi yang mau Anda kembangkan ke depannya, terkait kerja sama bilateral Kazakhstan-Indonesia?
Sebenarnya, prioritas utama kami adalah menguatkan dan memperdalam kerja sama bilateral di sektor politik, ekonomi, investasi dan perdagangan.
Baca juga : Dorong Kedua Negara Berkembang Bersama
Sejauh ini, hubungan politik kita sangat baik. Jalinan politik kedua negara sudah berlangsung sejak Kazakhstan baru mendapatkan kemerdekaan di awal 90an. Kedua presiden saling berkunjung. Kita saling mengenal. Setelah itu, kita terus menjalin kerja sama politik yang akrab dan hangat yang didasari rasa hormat dan prinsip yang sama.
Terakhir kedatangan Presiden Kazakhstan ke Indonesia pada 2012 dan kemudian dibalas kunjungan Presiden Indonesia ke Kazakhstan pada 2013. Hubungan komunikasi politik antar level kementerian dan pejabat kedua negara berjalan sangat baik dan lancar. Kita saling dukung di kancah internasional. Saling memperjuangkan prinsip yang sama di komunitas internasional. Jadi kita sama sekali tidak punya masalah.
Baca juga : Menari Bersama Menteri Ignasius Jonan
Namun, di bidang ekonomi, menurut saya masih kurang. Padahal, kita punya potensi yang besar untuk dimanfaatkan. Indonesia, sebagai negara dengan perekonomian besar di Asia Tenggara dan Kazakhstan, negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tengah, perlu didekatkan.
Ada potensi yang bisa digali dari perdagangan dan investasi. Ini yang ingin kami dorong ke depannya. Sejauh ini, belum ada kerja sama ekonomi yang besar antara Kazakhstan-Indonesia, belum ada investasi signifikan antara kedua negara. Tidak ada perusahaan Kazakhstan dan Indonesia yang mengembangkan usahanya. Kami membeli minyak sawit, kopi, tekstil dan sejumlah produk makanan. Kami menjual bahan mentah seperti ferrochrome.
Baca juga : Mencari Resep Manjur Di Era Ekonomi Digital
Kalau berbicara angka perdagangan bilateral kedua negara, angkanya terus meningkat. Pada 2018, perdagangan kedua negara naik 2,7 kali lipat dari tahun sebelumnya. Sedangkan pada Januari-Oktober 2019, nilai perdagangan Indonesia-Kazakhstan tumbuh 3,6 kali lipat. Angka perdagangan memang naik, tapi ini masih kurang. Kita bisa mengembangkan ini lebih baik lagi.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya