Dark/Light Mode

Duta Besar Kazakhstan Untuk Indonesia Daniyar Sarekenov

Lewat Kazakhstan, RI Bisa Masuk Pasar Asia Tengah dan Eurasian Economic Union

Senin, 16 Desember 2019 08:15 WIB
Duta Besar Kazakhstan untuk Indonesia Daniyar Sarekenov
Duta Besar Kazakhstan untuk Indonesia Daniyar Sarekenov

 Sebelumnya 
Apa yang menurut Anda membuat Kazakhstan menarik bagi turis Indonesia?

Kami, seperti Indonesia, sangat ramah. Kami bisa berbahasa Rusia dan Inggris. Jadi tidak jadi masalah bagi turis Indonesia berkeliling di sana. Ada sejumlah jenis wisata yang bisa dinikmati turis Indonesia di Kazakhstan. Kami punya empat musim. Di musim apa saja ada kesempatan unik menikmati sisi lain Kazakhstan.

Turis bisa menikmati wisata alam, melihat lanskap Kazakhstan yang berbukit, gunung dan sungai yang indah. Bagi yang mau mencoba ski, kami juga ada wisata musim salju. Bahkan lebih murah kalau dibandingkan dengan Jepang.

Baca juga : Dorong Kedua Negara Berkembang Bersama

Kami juga ada wisata historis dimana turis bisa berjalan-jalan di kota-kota indah dan menikmati sejarah di baliknya sambil menikmati keindahan alamnya. Banyak spot indah di Kazakhstan. Iya, boleh dibilang Kazakhstan negara yang Instagramable.

Bagi yang tidak bisa lepas dari kehidupan dinamis kota besar, wisatawan bisa menikmati Almaty. Di sana banyak restoran dan kafe untuk nongkrong, bisa main ski, golf dan berbagai jenis hiburan malam.

Bagi yang ingin mencoba makanan Kazakhstan, kami adalah pertemuan makanan dari seluruh negara di Asia Tengah. Anda makanan Azerbaijan, Armenia, Kyrgyztan, Uzbekistan dan sejumlah makanan dari Eropa Timur juga bisa ditemukan dengan mudah. Kazakhstan seperti tempat pertemuan semua jenis makanan.

Baca juga : Menari Bersama Menteri Ignasius Jonan

Selain menikmati Kazakhstan, turis Indonesia juga bisa menikmati tur ke negara tetangga kami. Jadi bisa berlibur sambil keliling negara di Asia Tengah.

Soal pemindahan ibu kota, apakah Anda pernah berbagi tips cara sukses memindahkan ibu kota?

Ya, saya pernah bertemu Menteri Basuki (Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono-red) dan mengundang sejumlah perwakilan kementerian terkait yang mengurusi relokasi.

Baca juga : Mencari Resep Manjur Di Era Ekonomi Digital

Perjalanan pertama menghasilkan sejumlah ide dan masukan kepada tim yang dikirim. Pemindahan ibukota itu perlu waktu. Karena perlu menyelesaikan infrastruktur, jalan, rumah sakit, perumahan, sekolah dan penunjang lainnya. Jadi, Kedutaan Besar pasti akan pindah jika semua infrastruktur sudah lengkap.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.