Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Sebelumnya
Menurut Ernesto, hal ini untuk menghindari persaingan dan kecemburuan yang tidak perlu. Untuk memastikan ketahanan pangan, setiap anggota keluarga bertani di tanah mereka.
Selain itu, mereka mengadakan pertemuan keluarga besar sekali setahun untuk menyelesaikan masalah dan menetapkan aturan baru.
Baca juga : Prenagen Edukasi Pentingnya Nutrisi Untuk Ibu Menyusui
“Orang-orang pikir saya yang mengendalikan semuanya. Tapi kenyataannya, para wanita inilah yang menjaga keluarga ini tetap bersama. Saya hanya membimbing mereka,” kata Ernesto.
Pada puncaknya, Ernesto pernah memiliki 20 istri. Namun, keempat istrinya ada yang meninggal dunia dan bercerai. Sementara, dari ratusan anaknya, hanya 50 nama yang dia ingat. Ernesto mengaku sulit mengingat kecuali jika bertemu langsung.
Baca juga : Prabowo-Gibran Kerek Hak Perlindungan Perempuan, Anak Dan Penyandang Disabilitas
“Saya telah kehilangan 40 anak. Beberapa (meninggal,red) karena sakit, yang lainnya karena kecelakaan. Tapi hidup harus terus berjalan. Kita berduka, kita mengenang, tetapi kita tetap melanjutkan hidup,” katanya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya