Dark/Light Mode

Stop Bantuan Ke Ukraina, Kenakan Pajak Impor Ke Kanada

Donald Trump Bukan Cuma Gertak Sambal

Rabu, 5 Maret 2025 04:03 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Ruang Oval, Gedung Putih, Washington DC, Selasa (25/2/2025). (Foto Alex Wong / Getty Images via RT)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Ruang Oval, Gedung Putih, Washington DC, Selasa (25/2/2025). (Foto Alex Wong / Getty Images via RT)

RM.id  Rakyat Merdeka - Amerika Serikat (AS) mengumumkan sejumlah kebijakan mengejutkan, Senin (3/3/2025). Negeri Paman Sam itu menghentikan bantuan militer ke Ukraina dan mulai memberlakukan tarif pajak atas impor terhadap Kanada dan Meksiko pada 4 Maret 2025.

Presiden AS Donald Trump tidak main-main dengan perkataannya. Usai berselisih dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Ruang Oval, Gedung Putih, pada 28 Februari 2025, Trump menghentikan bantuan militer ke negara itu.

Baca juga : Pamitan Ke Raja Swedia, Dubes Kamapradipta Paparkan Capaian Kerja Sama

Seorang pejabat di Gedung Putih mengkonfirmasi keputusan itu, Senin (3/3/2025). Pejabat itu mengatakan, AS menghentikan dan meninjau bantuan untuk memastikan Ukraina berkontribusi pada solusi.

“Presiden telah menjelaskan bahwa dia fokus pada perdamaian. Kami membutuhkan mitra untuk berkomitmen pada tujuan itu,” kata pejabat yang tidak mau namanya disebutkan kepada Reuters.

Baca juga : Menkop Resmikan Pos Pengaduan Koperasi, Kembalikan Kepercayaan Masyarakat

Bloomberg dan Fox News memberitakan, penghentian bantuan akan berlangsung hingga Trump memastikan para pemimpin negara menunjukkan komitmen terhadap perdamaian. Perintah disampaikan kepada Menteri Pertahanan Pete Hegseth.

Trump memerintahkan untuk menahan senjata AS yang bakal masuk ke Ukraina. Baik itu senjata yang sedang dalam perjalanan di pesawat maupun kapal, atau yang sedang menunggu di area transit di Polandia.

Baca juga : Entaskan Kemiskinan, Arief Berdayakan Warga Bekasi Lewat Gerai Cukur Rambut

Buntut perang mulut di Ruang Oval Gedung Putin, Trump merasa Zelensky tidak menghargai dukungan AS. Padahal, bantuan miliaran dolar untuk Ukraina selama tiga tahun telah diberikan.

“Ini pernyataan terburuk yang pernah dibuat oleh Zelensky dan Amerika tidak akan mentoleransinya lebih lama lagi!” tulis Trump di Truth Social.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.