Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Di Tengah Ketegangan Tarif Trump
Pertemuan Sugiono Dengan Menlu China & AS Tidak Pas
Kamis, 24 April 2025 04:05 WIB
Sebelumnya
Rubio menyambut baik upaya Indonesia melakukan reformasi ekonomi menuju hubungan dagang yang adil dan seimbang. Pernyataan Rubio disampaikan Juru Bicara Tammy Bruce lewat Kedutaan Besar AS di Jakarta.
Rubio berterima kasih kepada Sugiono atas upaya Indonesia memfasilitasi pemulangan WNI yang dideportasi dari AS. Rubio menggarisbawahi pentingnya terus memajukan kemitraan antara kedua negara. Selain membahas tarif, keduanya juga membahas isu Palestina hingga isu di Laut China Selatan.
Pengamat hubungan internasional dari Universitas Indonesia (UI) Prof Hikmahanto Juwana menyampaikan pandangannya bahwa langkah diplomasi Sugiono tersebut kurang tepat. Terutama, jika dikaitkan dengan isu tarif dan ketegangan ekonomi global.
Baca juga : Kepada Negara Yang Nego Tarif Dengan AS, China Layangkan Ancaman
Hikmahanto tidak secara langsung membenarkan atau menyanggah. Namun, dia menekankan saat ini adalah waktu yang kurang strategis bagi Indonesia untuk terlalu aktif.
“Menurut saya kurang tepat kalau membahas tarif sekarang, mengingat kedua negara masih tarik-tarikan,” ujar Hikmahanto kepada Rakyat Merdeka, Rabu (23/4/2025).
Menurutnya, Indonesia tidak memiliki posisi tawar (bargaining position) yang cukup kuat dalam konteks hubungan dagang dua negara besar tersebut. Terlebih lagi, tim negosiasi Indonesia sebenarnya sudah melakukan pertemuan dengan pihak terkait.
Baca juga : Perempuan Migran Kudu Melek Finansial
Hikmahanto menilai, seharusnya kunjungan Sugiono ke AS dan China baru dilakukan setidaknya tiga bulan ke depan. Menunggu situasi internasional yang lebih stabil.
Dia menambahkan, tidak hanya China, Uni Eropa dan Kanada pun sedang terlibat dalam dinamika ekonomi serupa.
Baca juga : Gokil, AS Kini Tetapkan Tarif Impor 245 Persen Untuk Seluruh Produk China
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya