Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kardinal Robert Francis Prevost Terpilih Jadi Paus Baru, Umat Katolik Bahagia & Teteskan Air Mata
Jumat, 9 Mei 2025 08:26 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Paus baru sudah terpilih. Ribuan umat Katolik yang menanti di Lapangan Basilika Santo Petrus, meneteskan air mata haru dan bahagia. Paus baru itu merupakan Kardinal Robert Francis Prevost dari Amerika Serikat yang memilih nama Leo XIV.
Terpilihnya Paus Leo XIV ini ditandai dengan kepulan asap putih yang keluar dari cerobong Kapel Sistina, Vatikan. Dalam live streaming Vatican News, kepulan asap putih itu keluar sekitar pukul 23.08 WIB atau pukul 18.08 waktu Vatikan. Dengan demikian, pemilihan Paus ini berlangsung cukup singkat, kurang dari dua hari.
Nama Paus Leo XIV diumumkan kepada seluruh umat yang menantikan di Lapangan Basilika Santo Petrus. Paus Leo XIV kemudian tampil di salah satu balkon Basilika Santo Petrus untuk menyapa dan memberi berkat kepada dunia.
Baca juga : Mustolih Siradj: Sistem Pembiayaan Haji Harus Direformasi Dulu
Sebelumnya, sebanyak 133 kardinal elektor melaksanakan konklaf untuk memilih Paus ke-267 sejak Rabu (7/5/2025). Pertemuan mereka tertutup rapat. Bahkan, sinyal telepon pun dimatikan. Mereka melakukan pemilihan sebanyak empat kali dalam sehari. Hasil pemilihan ditandai dengan kepulan asap di cerobong Kapel Sistina. Jika yang keluar asap hitam, berarti belum ada Paus terpilih. Jika asap putih yang keluar, Paus baru sudah terpilih.
Asap pertama muncul Rabu (7/5/2025) malam waktu setempat, sekitar 3 jam 15 menit setelah para kardinal mengunci pintu. Pada pemilihan putaran pertama itu, hasilnya belum mencapai mayoritas dua pertiga yang disyaratkan, sehingga asap hitam muncul dari cerobong kapel.
Konklaf dilanjutkan pada Kamis pagi. Namun, saat itu Paus baru juga belum terpilih. Baru pada pemilihan sore harinya, muncul kepulan asap putih.
Baca juga : Dahnil Anzar Simanjuntak: Permintaan Presiden Sangat Rasional Kok
Dalam video yang diunggah Instagram Vatican News, terlihat ribuan warga Katolik yang menyaksikan di Lapangan Basilika Santo Petrus, langsung bersorak gembira. Ada yang tertawa senang sambil bertepuk tangan, ada yang sibuk mengabadikan momen itu dengan ponselnya. Ada juga yang menangis haru.
“133 kardinal elektor yang berkumpul di Kapel Sistina telah memilih Paus baru. Paus baru akan segera muncul di jendela tengah Basilika Santo Petrus,” tulis Vatican News dalam keterangan unggahannya tersebut.
"Puji Tuhan! Akhirnya asap putih muncul. Ini saat yang telah lama kami nantikan. Gereja telah memiliki seorang gembala baru," ujar Gabriel Capry (27), peziarah asal London.
Baca juga : Indonesia Dan Jepang Sepakat Perkuat Kerja Sama Ekonomi
Pemilihan Paus baru dilakukan secara rahasia di Kapel Sistina. Setiap kardinal menuliskan nama kandidat pilihan di kertas suara. Sesuai tradisi, setelah dihitung, surat suara akan dibakar dan dicampur bahan kimia khusus. Campuran ini menghasilkan warna asap yang membedakan hasil: asap hitam berarti belum ada hasil, sementara asap putih menandakan bahwa seorang Paus telah terpilih.
Selain asap putih, pemilihan selesai, dentang lonceng Basilika Santo Petrus berbunyi sebagai tanda resmi bahwa dunia Katolik kini memiliki pemimpin baru.
Selama pemilihan berlangsung, ribuan peziarah dan pengunjung memadati Lapangan Santo Petrus. Mereka datang dari berbagai negara. Antusias menunggu Paus baru terpilih.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya