Dark/Light Mode

Duterte Terpilih Jadi Wali Kota Davao City

Presiden Filipina Minta Semua Menteri Mundur

Sabtu, 24 Mei 2025 04:05 WIB
Presiden Filipina Marcos Jr (Foto X@bongbongmarcos)
Presiden Filipina Marcos Jr (Foto X@bongbongmarcos)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr meminta semua menterinya mengundurkan diri, usai hasil Pemilu sela 12 Mei lalu menunjukkan kemenangan kubu Rodrigo Duterte.

Menurut Marcos Jr, langkah tersebut untuk memenuhi keinginan rakyat Filipina. Presiden yang akrab disapa Bongbong itu, memutuskan merombak kabinetnya sebelum akhir Mei ini.

Baca juga : Hadapi Sidang ICC, Duterte Masih Kandidat Kuat Wali Kota Davao City

“Ini bukan kejadian biasa. Rakyat sudah menyampaikan keinginan mereka lewat hasil Pemilu. Kami mendengar keinginan Anda dan akan segera bergerak,” ujar Bongbong dalam pernyataan resminya dikutip Associated Press (AP), Jumat (23/5/2025).

Bongbong, yang merupakan putra mantan Presiden Filipina Ferdinand Marcos yang dicap diktator, menang dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) Filipina 2022 bersama Sara Duterte sebagai wakilnya. Sara Duterte merupakan mantan Wali Kota Davao City yang juga anak mantan Presiden Filipina Rodrigo Duterte.

Baca juga : Terpilih Kembali Jadi Ketum Demokrat, Puan Ucapkan Selamat Ke AHY

Dalam perjalanannya, kedua keluarga itu mengalami konflik. Puncaknya pada saat Rodrigo Duterte ditahan di Mahkamah Internasional (ICC) di Den Haag, Belanda, terkait perang narkoba yang dilakoninya saat berkuasa.

Yang menimbulkan kecurigaan, penahanan Rodrigo Duterte terjadi menjelang Pemilu sela. Pemilu sela itu berlangsung di tingkat nasional dan daerah, di pertengahan masa jabatan presiden yang berlangsung selama enam tahun. Pada kesempatan itu, warga memilih 12 atau setengah dari 24 senator, anggota DPR, serta gubernur, wali kota dan pejabat daerah.

Baca juga : Usai Terpilih Jadi Ketum Parfi, Ki Kusumo Sambangi Kementerian Hukum

Pada Pemilu sela itu, Rodrigo Duterte kembali mencalonkan diri sebagai Wali Kota Davao City. Menariknya, meski Duterte dijauhkan dari Tanah Airnya, dia malah menang. Tak hanya itu, secara keseluruhan kubunya mendapat dukungan rakyat.

Lima dari 12 kursi Senat yang diperebutkan dimenangkan politisi yang mendukung keluarga Duterte. Dua kursi secara tak terduga dimenangkan dua politisi yang dekat dengan mendiang mantan Presiden Benigno Aquino III, yang keluarganya telah lama berselisih dengan keluarga Marcos.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.