Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Dubes Iran Mohammad Boroujerdi Minta Dukungan Muhammadiyah Hadapi Israel
Sabtu, 21 Juni 2025 05:25 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi meminta Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mendukung negaranya menghadapi Israel yang memulai peperangan militer. Dubes Boroujerdi menegaskan, negaranya tidak ingin perang, tetapi siap meladeni jika diserang untuk membela diri.
Pernyataan Boroujerdi disampaikannya saat bertemu Ketua PP Muhammadiyah Syafiq Mughni di Kantor PP Muhammadiyah Jakarta, Kamis (19/6/2025). Boroujerdi menjelaskan, konflik Iran dan Israel terjadi akibat serangan mendadak yang dilancarkan rezim Zionis tersebut.
Baca juga : Kutuk Serangan Israel, Iran Minta Dukungan Dunia
“Setelah perang yang dipaksakan, hingga saat ini zionis telah menyerang komandan militer dan tokoh senior kami. Bahkan pada hari pertama, lebih dari 20 pejabat, ilmuwan, hingga anak-anak dan ibu-ibu telah menjadi korban,” ujar Boroujerdi, dikutip media resmi Muhammadiyah.
Dubes Boroujerdi juga menegaskan, Iran melakukan aksi balasan sebagai bentuk pembelaan dan pertahanan. Menurutnya, perang bisa dimulai dengan satu peluru. Namun, dalam penyelesaiannya tidak semudah itu.
Baca juga : Din Syamsuddin Harap Pimpinan Muhammadiyah Cilandak Cerahkan Masyarakat
Boroujerdi juga menegaskan bahwa Iran bukan negara agresor. Namun akan selalu melakukan pembelaan diri terhadap segala bentuk serangan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya