Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Gagal Tangani Coronavirus, Wali Kota Wuhan Siap Mundur
Senin, 27 Januari 2020 17:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wali Kota Wuhan Zhou Xianwang mengaku tak cukup baik dalam menangani penyebaran new coronavirus atau virus Korona jenis baru di wilayahnya. Hal itu diungkapkan Zhou, saat menerima kunjungan PM China Li Keqiang yang merupakan Ketua Satgas Pemberantasan New Coronavirus di Wuhan, Senin (27/1).
Baca juga : Bahas Langkah Pengendalian Coronavirus, Bos WHO Tiba di Beijing
Pernyataan itu disampaikan Zhou melalui siaran TV pemerintah, CCTV, Senin (27/1),di tengah meningkatnya kemarahan publik atas manajemen krisis yang dijalankan pemerintah kota.
Baca juga : Perangi New Coronavirus, PM Li Keqiang Tiba di Wuhan
Zhou pun bertahan dengan keputusannya menutup seluruh akses transportasi di Wuhan, kota berpenduduk 11 juta jiwa. "Saya dan Ketua Partai Komunis Wuhan Ma Guoqiang siap bertanggung jawab. Kalau ada yang ingin mengejar akuntabilitas tentang keputusan kami menutup seluruh akses transportasi, dan publik mempunyai opini yang kuat, kami bersedia mundur," ujarnya seperti dilansir South China Morning Post, Senin (27/1).
Baca juga : Angka Kematian Akibat Coronavirus Tembus 80, China Larang Perdagangan Satwa Liar
Dalam kesempatan tersebut, Zhou juga mengaku, informasi yang disampaikan pemerintah kota terkait penyebaran virus Korona jenis baru, masih jauh dari memuaskan. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya