Dark/Light Mode

Bikin Partai Politik Baru America Party

Musk Tantang Trump, Tuding Amerika Korup

Senin, 7 Juli 2025 04:05 WIB
Elon Musk (kiri) dan Presiden AS Donald Trump.  (Foto Getty Images)
Elon Musk (kiri) dan Presiden AS Donald Trump. (Foto Getty Images)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dulu teman, sekarang lawan. Begitulah hubungan Elon Musk dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Dua mantan sekutu itu, kini berseberangan. Sang miliarder eksentrik baru saja mendirikan partai politik baru bernama America Party. Kelahiran partai yang dibesut bos Tesla itu, ramai di bahas media sosial di China.

Kehadiran partai yang digagas Musk mengusik dominasi sistem dua partai di AS. Musk menawarkan alternatif selain Parta Republik dan Demokrat, meskipun pilihan baru itu belum jelas strukturnya.

Baca juga : Elon Musk Umumkan Partai Baru, Namanya Partai Amerika

“Negara ini boros dan korup. Kita hidup dalam sistem satu partai tanpa demokrasi. Hari ini, Partai Amerika lahir untuk mengembalikan kebebasan Anda,” tulis Musk di platform X miliknya, Sabtu (5/7/2025).

Kalimat keras itu mewarnai perseteruan yang makin panas. Padahal, pada Pilpres 2024, Musk penyumbang dana kampanye terbesar Trump.

Baca juga : Efek Jera dan Melemahnya Militansi Memerangi Korupsi

Dukungan Musk membantu kemenangan Trump. Pemerintahan. Tapi sejak Mei lalu, hubungan Trump dan Musk retak. Pemicunya: One Big Beautiful Bill, nama paket besar Undang-Undang (UU) pajak dan belanja negara yang Trump sodorkan.

Rancangan Undang-Undang (RUU) One Big Beautiful Bill lolos di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS pada 3 Juli 2025. Dengan hasil tipis, 218 suara mendukung dan 214 suara yang menolak.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.