Dark/Light Mode

Bikin Partai Politik Baru America Party

Musk Tantang Trump, Tuding Amerika Korup

Senin, 7 Juli 2025 04:05 WIB
Elon Musk (kiri) dan Presiden AS Donald Trump.  (Foto Getty Images)
Elon Musk (kiri) dan Presiden AS Donald Trump. (Foto Getty Images)

 Sebelumnya 
Suara penolakan datang dari semua anggota DPR dari Partai Demokrat, ditambah dua suara dari anggota DPR dari Partai Republik. Total anggota DPR Partai Republik, 220 orang.

Pada 4 Juli lalu, saat AS merayakan kemerdekaan, UU itu diteken. Musk tidak setuju. Menurutnya, UU itu hanya menambah defisit keuangan negara.

Baca juga : Elon Musk Umumkan Partai Baru, Namanya Partai Amerika

Bagaimana kelanjutan Partai Amerika bikinan Musk? Sejauh ini belum jelas. Para analis bilang: membangun partai baru di AS itu bukan hal enteng.

Ada aturan ketat dari Komisi Pemilihan Federal (FEC). Harus lolos syarat-syarat administratif, legal, dan keuangan.

Baca juga : Efek Jera dan Melemahnya Militansi Memerangi Korupsi

Sistem dua partai di AS sudah mengakar, dan usaha membentuk partai ketiga nyaris selalu kandas. Profesor Alan Abramowitz dari Emory University bilang tidak mudah loloskan partai baru.

“Banyak yang mencoba, orang kaya dan kelompok independen tapi semua gagal,” ujarnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.