Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Negosiasi Tarif 32 Persen, Prabowo Berencana Temui Trump
Sabtu, 12 Juli 2025 08:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah masih melakukan negosiasi dengan pihak Amerika Serikat (AS) terkait upaya menurunkan tarif impor 32 persen. Agar lobi-lobi ini berhasil, ada rencana Presiden Prabowo Subianto menemui dan bicara langsung dengan Presiden AS Donald Trump. Kapan waktunya dan di mana pertemuannya, masih belum jelas.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengonfirmasi rencana pertemuan antara Prabowo dan Trump itu, sedang dipertimbangkan.
“Sebagai upaya, tentu ada, tapi belum dipastikan kapan dan seperti apa formatnya,” ujar Pras di Istana Negara, Jakarta, Jumat (11/7/2025).
Baca juga : Temui Korban Banjir, Gibran Tampung Curhatan Emak-emak
Politisi Partai Gerindra ini berharap, Amerika Serikat dapat meninjau ulang kebijakan tarif tersebut. Dia pun meminta doa dari rakyat Indonesia untuk kelancaran negosiasi yang tengah dilakukan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.
"Supaya tim negosiator dapat memberikan hasil yang terbaik bagi bangsa dan negara kita," ujar Pras.
Mensesneg juga menanggapi spekulasi kebijakan tarif tinggi itu terkait dengan keikutsertaan penuh Indonesia dalam blok ekonomi BRICS (Brazil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan). Menurutnya, isu tersebut tidak relevan, karena pengenaan tarif 32 persen terjadi jauh sebelum keanggotaan Indonesia di BRICS diumumkan secara resmi.
Baca juga : Masih Di Luar Negeri, Gerak-gerik MRC Dipantau Kejagung
"Silakan diperhatikan, tarif ini tidak hanya berlaku untuk Indonesia saja. Jadi, nggak ada hubungannya," kata Prasetyo.
Sebelumnya, tim negosiator ekonomi Indonesia yang dipimpin Airlangga sudah bertemu dengan anak buah Trump. Dari pertemuan awal, Airlangga mengaku sudah banyak persamaan antara Indonesia-AS.
“Sudah satu frekuensi. Kita tinggal finalisasi,” ujar Airlangga usai pertemuan.
Baca juga : PKS Puji Prabowo Urus Koperasi
Diketahui, kebijakan tarif impor 32 persen ini diumumkan langsung oleh Trump lewat surat resmi ke Presiden Prabowo. Tarif ini dikenakan ke hampir seluruh produk ekspor Indonesia, dari tekstil, makanan, elektronik, hingga logam. Langkah Trump disebut sebagai bagian dari strategi “America First” yang kembali ditegaskan sejak duduk kembali di Gedung Putih, tahun ini.
Sementara itu, politisi di Senayan mengapresiasi sikap gigih Indonesia yang terus berjuang menurunkan tarif 32 persen lewat proses negosiasi. Anggota Komisi XI DPR Puteri Komarudin mengacungi jempol pendekatan negosiasi yang diambil Prabowo.
“Selama belum diberlakukan, peluang masih terbuka. Pemerintah kita harus terus all-out," ujar Puteri.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya