Dark/Light Mode

Trump Bakal Kirim Rudal Patriot Ke Ukraina

Rusia-China Makin Rapatkan Barisan

Selasa, 15 Juli 2025 04:05 WIB
Menlu China Wang Yi (kiri) dan Menlu Rusia Sergey Lavrov tampak kompak saat bertemu di Beijing, China, Minggu, 13 Juli 2025. Lavrov beraga di China untuk menghadiri Shanghai Cooperation Forum di Tianjin.
Menlu China Wang Yi (kiri) dan Menlu Rusia Sergey Lavrov tampak kompak saat bertemu di Beijing, China, Minggu, 13 Juli 2025. Lavrov beraga di China untuk menghadiri Shanghai Cooperation Forum di Tianjin.

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketegangan global akibat perang Rusia Vs Ukraina,  terus memanas. Di satu sisi, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan mengirim sistem pertahanan udara Patriot ke Ukraina.

Pasca Trump mengumumkan pengiriman rudal patriot, Rusia dan China merapatkan barisan. Rusia dan China mempererat koordinasi strategis untuk merespons situasi global, termasuk perang di Ukraina dan hubungan dengan AS. 

Baca juga : Trump: AS Akan Kirim Bantuan Senjata Ke Ukraina Lewat NATO, Yang Bayar NATO

Rencana pengiriman rudal ter­sebut disampaikan Trump ke­pada wartawan di Pangkalan Militer Andrews, Washington, AS, Minggu (13/7/2025). Dilansir Reuters, Trump mengatakan, Ukraina sangat membutuhkan sistem rudal Patriot untuk menghadapi serangan rutin dari Rusia.

“Kami akan kirim Patriot kepada mereka (Ukraina), karena mereka sangat membutuhkannya. Putin (Presiden Rusia Vladi­mir Putin) mengejutkan banyak orang. Dia berbicara baik-baik, tapi mengebom semua orang ma­lam harinya. Saya tidak suka itu,” tegas Trump.

Baca juga : Trump Frustrasi Sama Putin

Trump tidak merinci jumlah rudal yang akan dikirim. Dia ha­nya menyebut bahwa AS akan mendapatkan penggantian biaya 100 persen dari Uni Eropa.

“Kami akan mengirim berba­gai peralatan militer canggih dan mereka akan membayar penuh. Begitulah yang kami inginkan,” imbuhnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.