Dark/Light Mode

Trump Bakal Kirim Rudal Patriot Ke Ukraina

Rusia-China Makin Rapatkan Barisan

Selasa, 15 Juli 2025 04:05 WIB
Menlu China Wang Yi (kiri) dan Menlu Rusia Sergey Lavrov tampak kompak saat bertemu di Beijing, China, Minggu, 13 Juli 2025. Lavrov beraga di China untuk menghadiri Shanghai Cooperation Forum di Tianjin.
Menlu China Wang Yi (kiri) dan Menlu Rusia Sergey Lavrov tampak kompak saat bertemu di Beijing, China, Minggu, 13 Juli 2025. Lavrov beraga di China untuk menghadiri Shanghai Cooperation Forum di Tianjin.

 Sebelumnya 
“Kedua negara akan saling mendukung demi pembangunan dan kebangkitan masing-masing, serta menghadapi tantangan dari dunia yang penuh gejolak,” begitu pernyataan dari Kemlu Rusia. 

Selain isu Ukraina, pertemu­an Lavrov dan Wang Yi juga mem­bahas ketegangan di Seme­nan­jung Korea dan program nuklir Iran.

Baca juga : Trump: AS Akan Kirim Bantuan Senjata Ke Ukraina Lewat NATO, Yang Bayar NATO

Rusia dan China telah mem­per­kuat hubungan sejak mereka menyatakan kemitraan ‘tanpa batas’ pada Februari 2022. Hanya beberapa hari sebelum invasi Rusia ke Ukraina.

Putin bahkan menyebut China sebagai sekutunya, walaupun Negeri Beruang Merah berada di tengah tekanan internasional.

Baca juga : Trump Frustrasi Sama Putin

Sedangkan AS menganggap China sebagai pesaing strategis terbesar dan Rusia sebagai an­ca­m­an utama dari negara-negara berdaulat. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.