Dark/Light Mode

Menlu SCO Kumpul Di Tianjin, China

Xi Jinping Dapat Panggung

Rabu, 16 Juli 2025 04:02 WIB
BERJABAT TANGAN: Presiden China Xi Jinping (kanan) berjabat tangan dengan Menlu India Subrahmanyam Jaishankar di sela-sela Pertemuan Dewan Menteri Luar Negeri Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) yang diselenggarakan di Tianjin, China, Selasa (15/7/2025).
BERJABAT TANGAN: Presiden China Xi Jinping (kanan) berjabat tangan dengan Menlu India Subrahmanyam Jaishankar di sela-sela Pertemuan Dewan Menteri Luar Negeri Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) yang diselenggarakan di Tianjin, China, Selasa (15/7/2025).

 Sebelumnya 
Saat bertemu Xi, Jaishankar menyampaikan pesan rekonsiliasi dan kerja sama strategis. Selain berbicara soal hubung­an­ bila­teral­ kedua negara, secara tersirat Jaishankar juga menyinggung pentingnya menjaga stabilitas hubungan kedua negara.

“Menemui Presiden Xi Jin­ping pagi ini di Beijing bersama rekan-rekan Menteri Luar Ne­geri SCO. Menyampaikan sa­lam dari Presiden Droupadi Murmu & Perdana Menteri @narendramodi. Memberi tahu Presiden Xi tentang perkembangan­ terkini hubungan bilateral kami. Menghargai arahan para pe­mim­pin dalam hal ini,” kata Jaishankar berbagi dalam ungga­han di X, Selasa (15/7/2025).

Baca juga : Teleponan Satu Jam, Trump Dan Jinping Redakan Ketegangan

Dilansir Etvbharat, India juga akan memanfaatkan pertemuan SCO untuk membahas konflik­nya dengan Pakistan. Negeri Bollywood itu menyoroti­ isu tero­risme lintas batas, terutama­ setelah serangan teror di Pahal­gam, Jammu & Kashmir pada 22 April 2025. Peristiwa ini menewaskan 26 warga sipil, yang dituding India dilakukan kelompok teroris yang berbasis di Pakistan.

Sebelumnya, Jaishankar menyampaikan sikap tegas kepada China. Dia mengatakan, SCO adalah forum yang dibentuk un­tuk memerangi terorisme, se­paratisme dan ekstremisme. De­ngan begitu, tidak seharusnya ada standar ganda dalam me­nyikapi isu ini.

Baca juga : Jelang Lawan China, Ini Daftar 32 Pemain Yang Dipanggil Masuk Timnas

Dalam pertemuan Menteri Pertahanan SCO sebelumnya di Qingdao pada 25-26 Juni 2025, India menolak menandatangani deklarasi bersama. Deklarasi itu tidak menyebutkan serangan Pahalgam (India), meski menyebut kekerasan di Balochistan (Pakistan).

India menganggap ini sebagai bentuk kemunafikan, ka­rena serangan di wilayahnya diabaikan. Sementara, isu dalam negeri Pakistan diangkat.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.