Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Kunjungi Jepang, Amerika, Kanada Dan Belanda
Prabowo Aktif Ke Timur Dan Barat
Minggu, 21 September 2025 07:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Untuk sepekan ke depan, Presiden Prabowo Subianto akan berkegiatan di luar negeri. Presiden kunjungi Jepang, Amerika, Kanada, dan Belanda. Kunjungan ini makin menunjukkan Prabowo aktif ke Timur dan Barat.
Lawatan internasional Prabowo diawali dari Jepang. Prabowo bertolak ke Negeri Sakura dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (19/9/2025) malam. Kepala Negara didampingi rombongan terbatas. Rencananya, Presiden akan berkunjung ke Paviliun Indonesia di Osaka Expo 2025.
Setelah 7 jam penerbangan, Prabowo tiba di Bandara Internasional Kansai, Jepang, Sabtu (20/9/2025) pukul 08.30 waktu setempat. Prabowo yang datang mengenakan pakaian safari cokelat dan peci hitam disambut hangat oleh Kuasa Usaha Ad Interim Maria Renata Hutagalung, Konsul Jenderal RI untuk Osaka John Tjahjanto Boestami, Atase Pertahanan RI Tokyo Laksmana Hidayaturrahman, Former Assistant Ch Cabinet Srcretary Jepang Keiichi Ichikawa, dan Ambassador in Charge Kansai Region Yasushi Misawa.
Ada pemandangan menarik saat Prabowo turun dari tangga pesawat. Putra semata wayangnya-Didit Hediprasetyo yang ikut menyambut, memayungi Prabowo hingga masuk ke dalam mobil. Didit juga ikut mendampingi sang ayah datang ke Osaka Expo 2025.
Baca juga : Ini Rencana Purbaya, Lagi Duit Nganggur Di Kementerian Ditarik
Kehadiran Prabowo disambut hangat oleh diaspora Indonesia. Suasana semakin akrab ketika Prabowo mengajak mereka berinteraksi dan foto bersama.
Di pameran bertemakan “Designing Future Society for Our Lives”, Prabowo meninjau berbagai instalasi dan karya yang ditampilkan di Paviliun Indonesia. Tahun ini, Paviliun Indonesia mengangkat filosofi Bali ; Tri Hita Karana. Artinya, menekankan pentingnya harmoni antara tiga elemen utama: hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan alam, dan manusia dengan sesamanya.
Setelah dari Jepang, Prabowo bertolak ke Amerika Serikat untuk menghadiri Sidang Umum PBB ke-80 di New York. Agenda Prabowo di New York dimulai pada Senin, 22 September 2025 dengan menghadiri konferensi internasional mengenai Two-State Solution di markas besar PBB.
Konferensi ini merupakan kelanjutan pertemuan Sidang Umum PBB pada Juli lalu, yang saat itu Israel dan AS absen. Pada Selasa, 23 September 2025, Prabowo akan berpidato dalam sesi debat umum Sidang Majelis Umum PBB.
Baca juga : Pejabat Tidak Lagi Pakai Sirine Tot Tot Wuk Wuk
Indonesia mendapat giliran ketiga setelah Brasil dan AS. Sesi ini dikenal sebagai puncak Sidang Umum saat para pemimpin dunia memaparkan prioritas nasional dan visinya di hadapan audiens global.
“Bapak Presiden akan bertolak memulai rangkaian kunjungannya ke New York dalam rangka menghadiri Sidang Umum PBB yang ke-80,” sebut Menteri Luar Negeri, Sugiono.
Selain agenda utama tersebut, Prabowo juga dijadwalkan melakukan sejumlah pertemuan bilateral dan multilateral dengan sejumlah negara sahabat.
Turut mendampingi Prabowo di antaranya Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri HAM Natalius Pigai, Menteri Investasi Rosan Roeslani, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Baca juga : Muhammad Khozin: Penyebutan Ibu Kota Politik Harus Diperjelas
Usai menyelesaikan agenda di New York, rombongan akan melanjutkan perjalanan ke Ottawa, Kanada, untuk menyaksikan penandatanganan Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).
Dari Kanada, Prabowo akan lanjut menuju Belanda. Prabowo diagendakan bertemu Raja Willem-Alexander dan Perdana Menteri Belanda.
Diplomasi maraton Prabowo di hari pertama menunjukkan hasil positif. Keikutsertaan Indonesia di Osaka Expo berhasil mencatat komitmen investasi senilai 23,8 miliar dolar AS dengan target realisasi mulai 2026.
“Ini besar tentunya untuk membantu Indonesia menjadi negara maju dengan berbagai investasi ini,” kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya